Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 21 Agustus 2013

Semarak Karnaval HUT RI Ke-68 Di Sumba Tengah

Waibakul – Kemerdekaan merupakan pesta bagi rakyat Indonesia. Ada banyak cara mengungkapkan kegembiraan pesta rakyat ini. Salah satunya adalah karnaval budaya. Itulah yang dilakukan oleh masyarakat Sumba Tengah pada hari Senin (19/08/2013) di kota Waibakul. Para pegawai SKPD, siswa-siswi SD, SMP, SMA/SMK serta paguyuban etnik yang ada di Sumba Tengah memakai busana adat Sumba, Flores, Timor, Bali dll melakukan pawai dengan berjalan kaki. Pawai dimulai di depan kantor Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan dan berakhir di Lapangan Ratu Woya.

Para peserta karnaval memakai busana yang indah dan menawan. Selain memakai busana adat, ada beberapa siswa-siswi SD, SMP dan SMA/SMK memakai busana dari berbagai profesi dalam masyarakat misalnya dokter, perawat, polisi, tentara, guru dan petani dll. Karnaval budaya ini meramaikan kota Waibakul. Di sepanjang jalan warga Waibakul menonton dengan antusias termasuk delapan wisatawan asing asal Italia yang setia mengikuti peserta karnaval dari tempat start menuju Lapangan Ratu Woya.

Sebanyak 40 orang siswa-siswi dan 9 orang guru Sekolah Menengah Teologi (SMTK) Waibakul turut berpartisipasi dalam karnaval budaya ini. “Wisudawan” dan 2 “wisudawati” memimpin di bagian depan barisan SMTK. Sang “Wisudawan” memikul sebuah salib kecil sepanjang jalan.

“Tiga orang siswa yang memakai pakaian wisudawan dan wisudawati melambangkan SMTK yang berusaha mendidik anak-anak untuk menjadi Pelayan Tuhan,” demikian penjelasan Ibu Lian Mboro, S.Pd yang mengajar homiletik di SMTK Waibakul. “Salib merupakan lambang yang menjadi ciri khas SMTK,” lanjutnya.

Richard Landu Meha, sang “wisudawan” yang memikul salib sepanjang pawai merasa bangga meskipun kelelahan. “Melelahkan, namun saya bangga dipercayakan untuk memikul salib ini dan memimpin teman-teman,”katanya.

Kepala Sekolah SMTK Waibakul Ibu Martha Kabida Lela, S.Th.PAK, yang dijumpai di Lapangan Ratu Woya setelah rangkaian acara karnaval selesai, mengatakan bahwa keterlibatan SMTK pada karnaval budaya ini merupakan salah cara merayakan kemerdekaan RI dalam sekaligus sosialisasi SMTK agar makin dikenal dan disayang masyarakat Sumba Tengah. (Avin)


Sumber; http://ntt.kemenag.go.id
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD