Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 28 Juli 2013

SMAK St.Dominikus Tambolaka, Ke-10 di Indonesia, Ke –2 di NTT dan Pertama di Sumba

Kepala Kantor Kemenag Sumba Barat Daya, Drs.Julius David Kalumbang
Tambolaka – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs.Julius David Kalumbang, selaku Ketua Badan Penyelenggara Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) St.Dominikus – Tambolaka, yang ditemui Jumad, 19 Juli 2013, sesudah acara Pengresmian SMAK St.Dominikus di Aula SMA Alfonsus – Weetabula, mengungkapkan kebahagiaanya atas hadirnya Lembaga Pendidikan Keagamaan Katolik di Pulau Sumba. 


’’Kita patut berbangga atas keberadaan SMAK St.Dominikus di Keuskupan Weetabula, terkhusus di Kabupaten Sumba Barat Daya, sebagai Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) yang ke – 10 di Indonesia, yang kedua di NTT dan pertama di Pulau Sumba, sesuai dengan data dari Dirjen Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI. Untuk kita di NTT, SMAK baru ada di Kementerian Agama Kabupaten Ende yang sudah merintisnya dua (2) tahun lalu dan kita di Sumba Barat Daya tahun ini”, katanya.

Lebih lanjut, alumni FIA Undana-Kupang ini menjelaskan bahwa keberadaan SMAK St.Dominikus ini merupakan buah dari kerja Keras dari empat (4) Kementerian Agama se – daratan Sumba, Yayasan Pendidikan Nusa Cendana – Sumba, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya serta sejumlah awam Katolik yang peduli akan Pendidikan Keagamaan di pulau Sumba dan tentunya atas restu Yang Mulia Uskup Keuskupan Weetabula, Mgr. Dr.Edmund Woga, CSsR. 

’’Terima kasih atas semua pihak yang telah dengan caranya masing-masing sudah mengambil bagian dalam memberikan dukungan akan keberadaan SMAK St. Dominikus – Tambolaka ini. Tentu saja dukungan dari berbagai pihak senantiasa kami nantikan demi eksisnya SMAK ini ’’ ungkap Kalumbang berharap.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai eksitensi SMAK St. Dominikus – Tambolaka, Kalumbang menjelaskan bahwa tujuan pendidikan keagamaan ini adalah mendidik dan mendampingi calon rasul awam (siswa) mejadi pribadi yang berkembang secara integral dalam pengetahuan, kekudusan, kesehatan, kebijaksanaan, dan kehidupan sosial ke arah kedewasaan sesuai dengan usianya. 

Kalumbang juga menegaskan bahwa ‘Dengan pola kurikulum khusus, dengan perimbangan pengetahuan umum 70% dan pengetahuan keagamaan 30 % dan tetap mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikaan dengan mengikuti perubahan kurikulum secara nasional dan layaknya sekolah ini seperti ‘Seminari Menengah’ untuk menghasilkan tenaga awam Sejak dini.

‘’Selain itu, nantinya tamatan SMAK St.Dominikus – Tambolaka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di mana pun, baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, baik Akademi maupun Institut’’, ungkap Kalumbang mengakhiri wawancara.*** (Pedro)


Sumber: http://ntt.kemenag.go.id
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD