Member Of

Member Of

Like Untuk Bergabung

Selasa, 23 Juli 2013

Perayaan Ekaristi dan Pemukulan Gong, Tandai Pengresmian SMAK St. Dominikus – Tambolaka

  
 
Tambolaka – Jumad 19 Juli 2013, bertempat di Aula SMA St. Alfonsus-Weetabula, keberadaan Lembaga Pendidikan Keagamaan Katolik yakni Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) St.Dominikus-Tambolaka, Kab. Sumba Barat Daya, diresmikan, dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Weetabula, Pater Mateus Selan, CSsR, didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Nusa Cendana, Romo Marsel Lamunde, Pr.


Hadir dalam perayaan ini, Kakamenag Kabupaten Sumba Barat Daya, selaku Ketua Badan Penyelenggara SMAK St.Dominikus Tambolaka, Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Weetabula, Sr.Xaverin, PRR, Ketua STKIP Weetabula, Ir. Wilhelmus Yape Kii, M.Phil, Kelompok, Awam Katolik yang merupakan Inisiator dan Pendiri SMAK St.Dominikus – Tambolaka, Orang Tua Murid, Guru – guru SMAK, dan Siswa/siswi SMAK yang berpakaian adat Sumba serta undangan lainnya.

Dalam Kotbahnya, Pater Vikjen mengungkapkan proficiat dan dukungan penuh dari Gereja Katolik Keuskupan Weetebula-Sumba terhadap keberadaan SMAK St. Dominikus – Tambolaka.
“Suatu kebanggan, di saat banyak Lembaga Pendidikan yang goncang bahkan ditutup, SMAK berani hadir di Sumba. Rencana Tuhan memang indah pada waktunya. SMAK hadir di saat umat Katolik di Sumba akan merayakan tahun Yubileum 125 Tahun Gereja Katolik berkarya di pulau Sumba”, kata Pater Vikjen yang peduli pada dunia pendidikan ini.

Lebih lanjut, Pater Mateus mengingatkan semua komponen SMAK agar selalu meneladani sikap hidup Santo Pelindungnya, St.Dominikus, terutama wasiatnya sebelum meningggal, ‘Hendaknya selalu mengutamakan cinta kasih, kerendahan hati dan kemiskinan’.

‘’Saya meyakini semua orang dalam SMAK St.Dominikus – Tambolaka ini adalah orang – orang yang tercakup di dalamnya’’, ungkap Vikjen.

Di akhir kotbahnya, Vikjen megibaratkan SMAK St.Dominikus sebagai ranting kecil yang baru muncul pada batang yang besar dan batang yang besar itu yaknii Kementerian Agama se-Daratan Sumba,Yayasan Pendidikan Nusa Cendana – Sumba, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Karena merupakan ranting kecil yang baru muncul dari batang yang besar, maka komunikasi, kerja sama yang bersinergi, dan semangat untuk selalu merapatkan barisan, harus selalu dibangun dalam mendidik calon – calon rasul awam katolik yang handal sejak dini”, harapnya.

Di akhir acara, Vikaris Jenderal Keuskupan Weetabula, Pater Mateus Selan CSsR, mewakili Yang Mulia Uskup Keuskupan Weetabula, memukul gong sebagai tanda lahirnya SMAK St.Dominikus – Tambolaka yang disambut dengan pekikan adat sumba payaghau dari undangan yang hadir sebagai ungkapan kegembiraan dan semangat dari semua undangan yang hadir. Bravo SMAK! *** (Pedro)


 Sumber: http://ntt.kemenag.go.id

Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD