Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 27 Juli 2013

Penjaga Gudang Gasak Ratusan Tabung Elpiji

Yosep Sius Tamo Ama saat sedang diinterogasi di Reskrim Polres Tabanan, Bali
Tabanan - Berdalih dililit utang, Yosep Sius Tamo Ama (18), asal Sumba, NTT, nekat menggasak ratusan tabung gas elpiji di tempatnya bekerja. Akibatnya, penjaga gudang ini harus merasakan pengapnya sel tahanan Mapolres Tabanan, Rabu (24/7) kemarin. Dia dibekuk saat mengangkut dua tabung elpiji curian, Senin (21/7) sore.
Tertangkapnya pelaku berawal dari penyelidikan polisi. Beberapa hari terakhir, tim buru sergap (buser) Polres mendapatkan laporan raibnya tabung elpiji di gudang UD Sigit Jaya, Jalan By-pass Soekarno, Tabanan. Berbekal laporan pemilik gudang, Bambang Tanaya, polisi melakukan penyamaran dan pengintaian. Usaha ini membuahkan hasil. Senin sore, polisi melihat pelaku keluar gudang, lalu bergerak menuju arah belakang tembok. Tak berselang lama, pelaku muncul dengan mengangkat dua tabung elpiji ukuran 12 kg.

Tanpa pikir panjang, polisi langsung menyergapnya. Ketika disergap, pelaku sempat melakukan perlawanan. Karena kalah kuat, pelaku akhirnya menyerah, lalu digelandang ke Mapolres bersama barang bukti. Meski tertangkap basah menggasak tabung gas, pelaku tak langsung mengakui perbuatannya. Bahkan, mengelak tuduhan. “Pelaku baru buka mulut setelah dilakukan cek silang dengan pemilik gudang,” kata Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Eko Kurniawan.

Meski mengakui perbuatannya, pelaku tetap berkelit menggasak ratusan tabung elpiji. Padahal, dari hasil penyidikan, tabung yang hilang mencapai 295 biji, kebanyakan tabung ukuran 3 kg. “Pelaku hanya mengakui menggasak 25 biji tabung. Ini yang masih dikembangkan,” tegas AKP Eko. Modus yang digunakan tergolong cerdik. Pelaku membuang tabung yang tersimpan di lantai atas ke arah balik tembok. Barang curian itu dilemparkan ke persawahan. Ketika sepi, tabung curian diangkut dan dijual ke Denpasar. Dari hasil penyidikan, pelaku mulai bekerja sejak tahun 2010. Sejak itu, dia terus menggasak tabung elpiji dengan rapi. Aksinya dilakukan sendirian.

Selain dua tabung elpiji, dari tangan pelaku disita beberapa barang bukti lainnya. Di antaranya, sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MD bernopol DK 8699 FI dan tali plastik yang digunakan mengikat tabung curian. Penyidik menjeratnya dengan pasal 362 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian.

Kepada penyidik, pelaku berdalih nekat menggasak tabung elpiji karena gajinya sangat kecil. Sehari, dia digaji Rp 40.000. Karena memiliki cicilan motor, dia memilih jalan pintas menggasak tabung gas. Tabung ukuran 3 kg dijual seharga Rp 100.000, sedang tabung ukuran 12 kg seharga Rp 250.000.


Sumber: Bali Post
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD