Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 20 Juli 2013

Menjamah “Keperawanan” Pantai Konda-Maloba

Pantai Konda-Maloba, Sumba Tengah, NTT
Pulau Sumba ternyata memiliki pantai yang sangat eksotik. Bahkan ada pantai yang masih “perawan” karena belum dijamah. Eksotisme Pantai di Pulau Sumba, memiliki alasan yang rasional. Karena di bagian Selatan Pulau Sumba, khususnya di Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya, garis pantainya berhadapan langsung ke laut lepas, Samudera Hindia. 

Perpaduan garis pantai yang menghadap laut lepas dengan topografi yang berkelok-kelok, membuat petualangan menikmati keindahan alam semakin seru. Janganlah kita berpikir untuk menyusuri jalan yang mulus. Jangan pula kita berharap untuk menikmati perjalanan dengan mobil yang nyaman. Walaupun demikian, keindahan alam dan pantainya dapat mengusir kepenatan kita selama perjalanan. 

Untuk sampai ke Pantai Konda dan Maloba, tidak membutuhkan waktu yang lama. Dari Waikabubak, ibukota Kabupaten Sumba Barat, waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam. Kalau dari Waibakul, Sumba Tengah, hanya butuh waktu satu jam. Waktu tempuh yang singkat, bukan berarti perjalanan akan aman dan nyaman. Karena walau singkat, tapi jalannya masih pengerasan dan aspalnya pun tidak sebagus aspal jalan di kota provinsi. Apalagi, Kabupaten Sumba Tengah, adalah daerah otonomi baru yang dimekarkan. Walau demikian, perjalanan inipun memiliki pesona tersendiri. 

Rinno, salah satu warga Kota Waikabubak yang pernah tinggal di Bali selama 13 tahun dalam salah satu percakapan usai mengunjungi Pantai Konda-Maloba mengemukakan, pantai ini tidak kalah indah dengan pantai-pantai yang ada di Bali. Sayangnya, karena belum dijamah, membuat pesona pantai-pantai ini bagaikan gadis desa yang kecantikannya sangat alamiah. “Ibarat gadis desa, setelah ada sentuhan kota sedikit, pasti pesonanya ruarrrr biasa,” canda Rino ketika kita berbicang-bincang mengenai Pantai Konda-Maloba. 

 Pantai Konda-Maloba ini terletak di dua desa yang berada dalam wilayah administrasi Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah. Desa Konda dan Maloba. Dua pantai ini hanya dibatasi karang yang agak menjorok ke laut. Penduduk desa, sering memanfaatkan kekayaan laut berupa ikan dengan memancing. Bahkan para maniak pancing dari Waibakul, Sumba Tengah dan Waikabubak, Sumba Barat, sering membunuh waktu mereka dengan memancing di pantai ini. “Kami sering pancing di laut dan ada juga orang luar yang datang dan pancing di sini,” cerita Ngailu salah seorang warga Konda.

Selain memancing, keindahan alam bawah laut di dua pantai ini penuh dengan keindahan. Karang-karang laut dengan ikan yang sedang berenang, dapat membuat mata teperana. Apalagi, airnya jernih dan tidak bergelombang, karena berada dalam teluk. Apalagi, penduduk tidak mentolerir, pemakaian racun apalagi bom untuk mendapat ikan di laut ini. “Bom dan racun dilarang, sehingga terumbu karang dan ikan-ikan kecil memiliki hak hidup yang baik,” ungkap Rinno. 

Kalau anda ingin menikmati keindahan dan pesona Pantai Konda dan Maloba, silahkan tentukan jadwalnya dan rencanakan perjalanan anda. Anda bisa menikmati pesona wisata budaya di Pulau Sumba sambil menikmati keindahan laut dan alamnya. Dengan kondisi dan keadaan apa adanya, kita bisa rasakan dan nikmati beta Agung karya Sang Pencipta dan Penyelenggara Kehidupan ini. Semoga.


Sumber: Kompasiana
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD