Member Of

Member Of

Like Untuk Bergabung

Senin, 29 Juli 2013

KALEKU Karya Seni Sumba yang Terlupakan

Kaleku Sumba
Kaleku adalah tempat sirih pinang yang terbuat dari anyaman bambu dan daun pandan. Saat pesta adat, kematian, proses pembelisan dan saat berkunjung/pesiar kerumah saudara, kaleko yang berisi sirih pinang itu selalu dibawa dan sudah menjadi adat yang tidak bisa  di tinggalkan. 
Sirih pinang tersebut berarti simbol diterimanya seseorang/tamu dirumah saat berkunjung dan juga dapat merupakan awal sebelum kita mengemukakan maksud dan tujuan kedatangan kita. 
 
Seiring dengan perkembangan  jaman dan masuknya teknologi modern, kearifan lokal sumba dan beberapa karya seni yang sangat unik, sekarang tidak lagi ada yang mau meneruskan. Di desa Sambaliloku di dusun III (Mija Manu) kecamata Umbu Ratu Nggay Barat kabupaten Sumba Tengah ada seorang Bapak Tua yang masih menguri-uri budaya asli sumba, dari kelincahan tangannyalah tercipta kaleko yang sangat bagus dan unik. 
 
Dena Gaba
Dena Gaba 60 tahun,  setia membuat kaleku meski hanya sekali dalam setahun ia memperoleh bahannya yakni sekitar bulan april. Karena bahan-bahan yang digunakan sulit diperoleh dan cara membuatnyapun butuh kesabaran dan ketelatenan.
a. Bahan yang digunakan adalah
Daun Anduang,
Lumpur kali & Kulit kayu Kadilu
1.  Bambu Aupiah (bahasa setempat) yaitu bambu yang lentur dan mudah dianyam dan hanya diperoleh daerah pingiran kali,
2. Daun pandan,
Kayu Odi
3.  Kayu odi,
4.   Daun anduang,
5.  Lumpur kali hitam,
6.  Kulit kayu kadilu.

b. Cara membuat
Bambu dipotong sesuai ukuran, diiris tipis ambil kulit luar saja, dibersihkan. Kulit kayu kadilu direndam selama 4 hari dalam lumpur hitam yang diperoleh dari kali dan air rebusan kayu odi dan daun anduang. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan warna hitam tersebut sehingga tidak luntur. 

Kayu odi dan daun anduang direbus selama 4 jam. Kulit kayu yang sudah direndam selama 4 hari tadi dikering anginkan, setelah itu dipotong sesuai ukuran. 

Proses selanjutnya bamboo dianyam tetapi terlebih dahulu kulit kayu kandilu dianyam sesuai motif  khas sumba yang mempunyai arti “mampu melindungi”. Kemudian anyaman bambu tadi dipadukaan dengan anyaman kulit kandilu membentuk sebuah kaleku cantik. 


Sumber: sumbahidupsehat.blogspot
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD