Member Of

Member Of

Like Untuk Bergabung

Kamis, 13 Juni 2013

Transkrip Arahan Bupati SBD Beredar

Ilustrasi
Tambolaka - TRANSKRIP rekaman arahan Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Kornelis Kodi Mete dengan seluruh kepala Desa, PPS, dan empat camat se-Kecamatan Kodi, beredar di masyarakat di SBD.

Transkrip dari hasil peretemuan tersebut diketik lalu difotokopi dan dibagikan kepada masyarakat. Dalam transkrip satu halaman ketikan tersebut, berisikan seluruh rekaman pembicaraan Kodi Mete dalam pertemuan yang dilangsungkan empat hari sebelum pencoblosan 23 Mei lalu di Pantai Huma, Kecamatan Kodi Utara.

Dalam kopian transkrip yang diterima VN, Selasa (11/6) lalu, disebutkan bahwa Kodi Mete mengatakan bahwa PPK sudah satu kata sementara dua dan tiga anggota KPU SBD sudah berada dalam genggamannya.

“Jangan kita lihat ke belakang. Ada pendukung (orang besar) di belakang. Marapu Kadi Kere (arwah selalu di belakang) selalu melekat. Apalagi kalo ada orang besar di belakang. Kalo minta supaya orang Kodi jangan ditinggalkan,” ujar Kodi Mete dalam pertemuan itu.

Dalam transkrip itu Kodi Mete menegaskan bahwa Panwas dan Panwaslap 18 desa adalah milik. “Sebelumnya mereka membelot tapi saya sudah nyatakan kamu masih muda, kamu mau kami tutup jalan. Saya banyak jalan dan akal. Sebelum saya bicara, saya sudah rapat dengan mereka begitu,” ujar Kodi Mete.

Dia juga meminta bantuan kepala desa untuk memenangkan paket Frenly. “(Desa) Kori wilayah jaga 9 TPS x 7, terlalu banyak tolong bantu Bapak Desa. Bapak desa TPS terbanyak di Kori. sehingga saat pleno saya bagi rumus 9,5,4,3,2 begitu! Jadi kita baku jaga sudah supaya dia lancar,” jelas Kodi Mete.

Bupati SBD Kornelis Kodi Mete saat dikonfirmasi VN, Rabu (12/6) pagi hingga malam melalui telepon selulernya tidak merespons. Saat di SMS pun tidak membalas.

Sebelumnya Kodi Mete membenarkan bahwa dia pernah mengumpulkan seluruh kepala desa di empat kecamatan di wilayah Kodi namun tidak ada kepala dinas yang hadir dalam rapat itu. Dia juga mengaku tidak menginstruksikan KPU dan PPS untuk memanipulasi dan mengubah C1 KWK demi memenangkan Frenly.

“Saya menginstruksikan kepada semua kepala desa di seluruh wilayah di Kodi untuk memenangkan paket Frenly karena kapasitas saya sebagai Ketua Tim Pemenangan Frenly di SBD,” katanya.

Dia menegaskan bahwa pihaknya mengumpulkan para kades itu dalam kapasitas sebagai Ketua Pemenangan Tim Frenly, bukan sebagai Bupati SBD.

Vietnay Martha Bei, saksi paket Esthon-Paul kepada VN Rabu (12/6) melaluhi telepon genggamnya mengatakan, dengan beredarnya transkrip rekaman pembicaraan suara Kodi Mete yang mengarahkan seluruh kepala desa, camat, PPS  dan seluruh masyarakat Kodi membuktikan bahwa telah terjadi upaya penggelembungan suara untuk Frenly khususnya di wilayah Kodi pada pilgub putaran dua lalu.
Paulus Ama Lamunde, saksi Frenly  yang ingin dikonfirmasi melaluhi telepon genggam berkali-kali pun tidak merespons.

Kasus Tubuhue
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Frenly Kristo Blasin Rabu (12/6) mengaku kubu Frenly sudah menyiapkan dua hingga tiga orang yang siap bersaksi di MK nanti. para saksi tersebut, kata dia, akan mengungkapkan bahwa tuduhan praktik money politic di Desa Tubuhue yang melibatkan istri Frans Lebu Raya, tidak benar.

Mengenai tim kuasa hukum yang dipakai Frenly, menurut Kristo selain Marsel Radja dan timnya, Frenly juga akan menggunakan jasa tim kuasa hukum dari DPP PDIP di Jakarta. (mbr/tia/ans/M-1)



Sumber: victorynews-media
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD