Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 08 Juni 2013

KRI Banjarmasin Sapa Warga Sumba Timur

Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Feliks Wanggai (tengah, mengepalkan tangan) meneriakkan yel-yel tagana saat simulasi penanganan bencana di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Sumba Timur, Jumat (7/6/2013) petang.
WAINGAPU - "Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaruh perhatian besar kepada masyarakat. Untuk itulah Presiden SBY menitip salam untuk masyarakat di Kabupaten Sumba Timur. Ia berpesan agar masyarakat terus berkarya dan giat bekerja untuk menuju hari esok yang lebih baik."

Pesan Presiden SBY itu disampaikan Staf Khusus Presiden Urusan Otonomi Daerah, Feliks Wanggai, ketika memberikan sambutan saat menyaksikan simulasi penanggulangan bencana alam di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (7/6/2013) petang.

Simulasi penanggulangan bencana tersebut dipertontonkan oleh puluhan warga, laki-laki dan perempuan di desa tersebut. Mereka mengunjuk kebolehan sebagai wujud dari kesiapan mereka mulai dari mendirikan tenda, menolong para korban bencana hingga menyiapkan dapur umum.

Mengenakan baju kaos merah, mereka terlihat begitu semangat. Hanya dalam sekejap, kurang lebih lima menit lamanya, sebuah tenda berhasil didirikan. Tatkala tenda telah berdiri, warga yang lain menggotong para korban bencana untuk mendapat perawatan dan pelayanan di tempat itu.

Para korban baik anak-anak, remaja, orang dewasa, maupun ibu-ibu hamil, dibopong oleh warga secara beramai-ramai. Mereka dibawa ke tenda tersebut untuk mendapatkan pertolongan medis. Tatkala semuanya mendapatkan perawatan, simulasi itu pun berakhir dengan lagu Mars Tagana.

Tatkala lagu ini berkumandang dan dinyanyikan secara gegap gempita, semua yang hadir, baik Feliks Wanggai; Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora; Wabup Sumba Timur, Matius Kitu; Ketua DPRD Sumba Timur, Palulu Pabundu Ndima; berdiri dan ikut mengiringi lagu tersebut dengan bertepuk tangan.

Suasana pun bertambah semarak, tatkala dipekikkan yel-yel tagana yang disambut oleh para pemuda dengan suara lantang. Aplaus panjang terdengar membahana mengiringi spirit warga setempat dalam simulasi penanggulangan bencana alam tersebut.
Terhadap aksi para tagana tersebut, Staf Khusus Presiden, Feliks Wanggai mengatakan, kebolehan warga merupakan wujud dari kepedulian sosial dalam membantu sesama. Semangat tersebut harus selalu ditumbuhkan sebab bencana itu terjadi tanpa seorang pun yang bisa menebaknya.

"Bencana itu terjadi kapan saja. Karena itu, semua warga harus siap siaga untuk melakukan langkah-langkah antisipasi berikut penanggulangannya. Kita harus saling menolong, saling membantu, karena itulah hakikat dari sebuah kehidupan," pesan Wanggai.

Kepala Dinas Sosial NTT, Drs. Petrus Sinun Manuk, mengatakan, simulasi penanggulangan bencana yang berlangsung di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, sebagai personifikasi dari upaya pemerintah menjadikan Temu sebagai kelurahan siaga bencana.

"Kelurahan Temu ini merupakan daerah rawan bencana. Tahun 2012 lalu, banjir bandang menerjang wilayah ini. Meski tidak ada korban jiwa, tetapi peristiwa itu telah memporakporandakan lahan pertanian warga. Makanya, Temu ini kami jadikan sebagai kelurahan siaga bencana," ujar Sinun Manuk dalam perbincangan di sela-sela simulasi tersebut petang kemarin. Saat itu ia didampingi Sekretaris Dinas Sosial NTT, Drs. Constant Juzuf.

Ia mengungkapkan, penetapan Temu sebagai Kelurahan Siaga Bencana merupakan yang keenam di Propinsi NTT. Pertama salah satu desa di Kabupaten Belu, berikutnya Timor Tengah Utara (TTU) menyusul Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Manggarai, Lembata dan terakhir di Temu, Sumba Timur. "Bulan Agustus nanti, kami juga akan melaksanakan kegiatan seperti ini di Kabupaten Manggarai Barat," ujar Sinun Manuk.

Ia juga memberikan apresiasi atas semangat, motivasi dan partisipasi aktif masyarakat Kelurahan Temu dalam menyukseskan Kelurahan Siaga Bencana tersebut. Spirit masyarakat itu menjadi pelecut bagi Dinas Sosial NTT untuk terus melakukan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah ini. (*
)
 
 
Sumber : tribunnews
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD