Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 31 Mei 2013

HUT KE-6 SBD: Banyak Pekerjaan Besar Sudah Kita Lakukan

PIMPIN UPACARA -- Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete memimpin upacara memperingati HUT ke-6 Kabupaten SBD di lapangan Galatama, Kota Tambolaka, Rabu (29/5/2013).
TAMBOLAKA - Kabupaten Sumba Barat Daya genap berusia enam tahun pada tanggal 22 Mei kemarin. Pemerintah dan masyarakat Kabupaten SBD merayakannya, Rabu (29/5/2013), bertempat di lapangan Galatama, Kota Tambolaka.


"Dari sisi usia kita digolongkan usia anak-anak yang dalam banyak hal masih terus belajar. Akan tetapi secara fisik kita menyaksikan telah banyak pekerjaan-pekerjaan besar yang sudah kita lakukan," kata Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete saat memimpin upacara memperingati HUT ke-6 Kabupaten SBD 

Sebagai daerah otonomi baru, lanjutnya, pemerintah dan masyarakat patut berbangga karena di usia yang masih belia secara bertahap telah mewujudkan mimpi besar pemekaran wilayah.


"Kita telah meletakkan dasar untuk melanjutkan perjuangan mewujudkan kesejahteraan. Berbagai keberhasilan bukan hasil kerja individu ataupun kelompok akan tetapi merupakan buah karya segenap anak negeri Loda Wee Maringi Pada Wee Malala," tandas Kodi Mete.


Terkait pelaksanaan otonomi daerah (otda), kata Kodi Mete, berdasarkan hasil evaluasi terhadap 50 kabupaten/kota yang mekar tahun 2007, kabupaten SBD merupakan kabupaten 10 besar terbaik dalam hal pengelolaan otda. Bahkan hasil kunjungan tim evaluasi otda ke SBD beberapa waktu lalu langsung memberikan apresiasi karena dalam waktu yang relatif singkat (3 tahun) telah mampu membangun pusat pemerintahan yang cukup representatif bila dibandingkan dengan 50 kabupaten/kota lainnya di Indonesia.


Terkait dengan tata kelola pemerintahan, ujar Kodi Mete, pada tahun 2011, SBD mendapatkan penghargaan KPPO Award sebagai kabupaten terbaik dalam hal transaksi ekonomi dari hasil penilaian terhadap 140 kabupaten/kota. Tahun 2012, SBD menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari pemerintah pusat karena keberhasilan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.


Tahun 2012 mendapat penghargaan atas keberhasilan sebagai penggerak epicentrum pembangunan di Pulau Sumba dari La Tofi School of CSR. Mendapat penghargaan dari FK UGM karena berpartisipasi dalam menggerakan pembangunan desa.


Mengenai pelaksanaan empat isu strategis. Pertama, desa berkecukupan pangan. Pemerintah, katanya, membuat kebijakan pengadaan benih dan perluasan areal tanam, perluasan dan perbaikan infrastruktur irigasi serta penambahan alat produksi disamping terus melakukan pendampingan terhadap 1.232 kelompok tani. Demikian pula di sektor perkebunan dan peternakan.


Kedua, desa bercahaya. Kodi Mete mengatakan, hampir semua desa telah menikmati cahaya listrik yang berasal dari PLN, PLTS dan genzet. Pemerintah terus konsisten meningkatkan cakupan pelayanan listrik, di antaranya dengan membangun PLTS di Desa Bilacenge,  listrik tenaga mini hidro di Lokomboro dan Umbu Wango.


Ketiga, desa berkecukupan air. Menurutnya, sudah sebanyak 25 persen masyarakat telah menikmati layanan air bersih baik yang diupayakan Pro air, jaringan perpipaan maupun sumber air bawa tanah.


"Sehubungan dengan desa yang tertib dan tentram, pemerintah menekan gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat, terutama kasus pencurian ternak," katanya.


Kodi Mete mengingatkan, peringatan HUT SBD bukan peristiwa seremonial pelengkap tradisi tahunan. Melainkan momentum strategis bagi segenap masyarakat untuk melakukan kilas balik tentang peran dan tanggungjawab baik personal maupun kolektif dalam rangka mewujudkan mimpi segenap rakyat ketika bertekad memekarkan diri membentuk sebuah daerah otonomi.


"Hal ini Penting dilakukan sehingga pada akhirnya secara objektif kita dapat menilai sejauh mana kita mampu berperan secara aktif dalam keseluruhan proses pembangunan daerah," ujarnya.


Menurutnya, HUT SBD juga menjadi momentum istimewa bagi dia dan wakil bupati karena berada pada tahun terakhir periode kepemimpinan daerah. 


"Untuk itu pengabdian yang kami berikan merupakan dasar bagi kita sekalian untuk melanjutkan perjuangan mengejar ketertinggalan bagi terwujudnya perubahan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat SBD," ujar Kodi Mete sembari mengajak semua eleman masyarakat kembali mempertegas tekad dan komitmen dalam mengedepankan paradigma pembangunan yang pro rakyat. 


Puncak acara HUT SBD ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten SBD, Ny. Margaretha Tatiek W. Mete
selanjutnya diserahkan kepada Bupati untuk dibagikan kepada perwakilan masyarakat, di antaranya pemulung dan tukang ojek. 


Acara HUT SBD juga dimeriahkan marching band dari SMAK St. Thomas, SMA Mandaelu dengan membentuk formasi rumah adat Sumba dan formasi HUT ke-6 SBD, serta marching band dari SMP St. Aloysius. Selain itu, dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba empat isu strategis SBD. 


Semua rangkaian acara ini diikut peserta dengan memakai pakaian adat Sumba.


Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD