Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 13 Juni 2013

Cendana Sumba, Asal Mula Minyak Wangi


Oleh Agung Pribadi

Kata “Cendana” sering dimaknai oleh masyarakat Indonesia untuk menyebut sesuatu yang berkaitan dengan presiden Indonesia yang kedua yaitu Soeharto, dan orang-orang dekatnya. Alasannya karena rumah pribadi Soeharto terletak di Jalan Cendana, Jakarta Pusat.Masyarakat umum kurang mengetahui bahwa pohon cendana mempunyai sejarah panjang yang tak boleh dilupakan begitu saja apalagi cendana merupakan tanaman khas asli Nusantara.Nama cendana itu berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Chandana yang artinya pengusir serangga.


Santalum atau cendana adalah pohon khas tanaman tropis. Banyak pohonya dieksploitasi secara liar sampai hampir mengalami kepunahan karena harga tinggi untuk minyak atsiri. Tanaman ini dibudidayakan secara luas di Sumba dan lama masa produksinya, meskipun layak panen setelah usia 40 tahun.

Cendana pada awal kehidupannya adalah tumbuhan parasit. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung kehidupannya. Karena proses berkembangnya inilah cendana sukar dikembangbiakkan atau dibudidayakan. Tidak seperti kebanyakan pohon, cendana dipanen dengan menjatuhkan seluruh pohon bukan dengan cara menggergaji batang pohon yang dekat dengan permukaan tanah. Dengan cara ini, kayu dari pohon dan akar juga dapat digunakan. Cendana didistilasi melalui proses empat langkah yaitu mendidihkan kayu, menguapkan,mengkondensasi dan memisahkan minyaknya. Proses ini dikenal sebagai “destilasi uap” dan banyak dilakukan di industri masal Kannauj, India namun masih dilakukan secara tradisional di Pulau Sumba.

Daerah Sunda Kecil – wilayah Bali dan Nusa Tenggara sekarang- kaya akan kayu cendana yang sangat berharga. Cendana adalah tumbuhan asli Indonesia yang tumbuh di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Cendana dari Nusa Tenggara Timur telah diperdagangkan sejak masa sebelum masehi. Sejak awal abad masehi, banyak pedagang dari wilayah Indonesia bagian barat, Timur Tengah dan Cina berlayar ke berbagai wilayah penghasil cendana di Nusa Tenggara Timur terutama Pulau Sumba- Sandalwood Island dalam Bahasa Belanda, Sandalwood berarti Cendana- dan Pulau Timor.

Eupolemus sejarawan Yahudi, yang menulis sekitar 157 SM mencatat pada Tahun 957 SM Nabi Sulaiman ketika membangun Haikal Sulaiman – berdekatan dengan Masjidil Aqsha – tiang-tiang atau kolom bangunan rumah peribadatan tersebut terbuat dari cendana yang di impor dari timur jauh yaitu Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur saat ini. Selain itu juga Nabi Sulaiman menggunakan kayu cendana sebagai alat musik yang mengiringi peribadatan.Pemilihan Nabi Sulaiman terhadap Kayu Cendana sebagai tiang dapat di pahami karena sifat kayu cendana yang tahan lama serta efek wanginya dapat memberikan keharuman di ruang ibadah.

Beberapa peradaban dunia mempunyai ketergantungan yang besar pada kualitas kayunya yang berbau harum dan sebagai media pengobatan. Sejak Abad ke 9 Masehi kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja di Srilanka. Dan bagi masyarakat Asia Selatan kayu cendana dianggap sebagai obat alternatif yang memberikan efek penyadaran diri untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan dan biasa digunakan dalam praktek keagamaan. Minyak cendana yang berharga sangat mahal dalam bentuknya yang masih murni, digunakan terutama untuk penyembuhan cara sistem pengobatan tradisional di Negara India, Sri Langka dan Pakistan yang mempunyai teks pengobatannya berbahasa Sansekerta Kuno yaitu Ayurveda dan untuk menghilangkan rasa cemas berlebihan yang khasiatnya memberikan efek menenangkan dingin ke tubuh sehingga mengurangi panas tubuh.

Di Jawa kayu cendana digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aroma terapi, campuran parfum, serta sangkur keris – Bahasa Jawanya warangka-. Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya serta teksturnya selama berabad-abad. 

Di dunia modern keunggulan minyak cendana yang saat itu umumnya digunakan sebagai bahan dasar kimia, kosmetik, kedokteran, parfum dan pasta gigi membuat Inggris yang sedang bersemangat dengan Revolusi Industrinya mendirikan perkebunan Cendana. Pada Tahun 1790 pemerintah Kolonial Inggris membuka perkebunan khusus Cendana di daerah jajahannya yaitu di deerah Tamilnadu dan Kerala,India dan Tahun 1825 sudah mampu melakukan produksi sulingan minyak cendana.

Pada tahun 1840-an, Australia saat itu sedang bersemangat untuk mengembangkan perkebunan Cendana yaitu di daerah Kununurra, Australia Barat. Bibit-bibitnya didatangkan dari Sumba dan Pulau Timor sebagai habitatnya yang asli. Pada tahun 1875, Australia sudah mampu memproduksi minyak sulingan kayu cendana dan Tahun 1900 ekspor hasil produksi minyak cendana adalah penghasil ekspor terbesar Australia Barat.
Bagaimanapun juga Pohon Cendana Pulau Sumba memiliki khas tertentu sebagai habitat awal pohon tersebut. Iklim dan tekstur tanah akan tetap membedakan yang mampu menjadikan pohon dan minyak cendana khas Pulau Sumba sebagai primadona minyak cendana dunia.

India dan Indonesia adalah dua produsen utama dan eksportir, meskipun tidak diketahui persis berapa banyak diekspor atau digunakan di negara asal karena banyak nilai perdagangan yang tidak tercatat. Amerika Serikat dan Prancis adalah dua importir terbesar.Dan kita juga sudah tahu bahwa minyak cendana merupakan bahan dasar minyak wangi karena sifatnya yang memberikan bau alamiah dan tekstur kimianya yang mudah bercampur dengan minyak yang lainnya sedang Amerika dan Perancis adalah dua negara produsen minyak wangi terbesar di dunia yang harganya satu botolnya bisa digunakan makan kelas menengah di Indonesia selama 1 bulan. Bukankah anak negeri ini juga sangat menyukai dan mengagumi minyak wangi khususnya produksi negara Perancis dan Amerika.Ada satu pertanyaan yang menggelitik “jangan-jangan minyak wangi yang kita impor atau beli di luar negeri adalah produksi Pulau Sumba”.Beginilah nasib anak bangsa yang tak mengenal negerinya sendiri.Menyedihkan!
Comments
1 Comments

1 komentar:

edward umbubotu mengatakan...

Tulisan bagus..
Mari bersama kita kembalikan harumnya cendana di pulau sumba

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD