Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 01 Maret 2013

Uma Kalada tertahan di Pelabuhan Waingapu

Operasional kapal ro-ro milik PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Kupang, Nusa Tenggara Timur, sampai Jumat (1/2) masih lumpuh karena gelombang masih setinggi tiga hingga empat meter.

Penutupan operasional kapal sudah berlangsung delapan hari sejak 22 Februari lalu. Penutupan pelayaran berlaku untuk 17 rute yang dilayari kapal ASDP. Sedangkan kapal penumpang milik PT Pelni sudah diperbolehkan berlayar.

Kepala PT ASDP Cabang Kupang Anas mengatakan badai Rusty yang memicu gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melemah, namun dampak badai tersebut masih ada. "Dampak badai seperti masih terjadi gelombang tinggi dan angin kencang," ujarnya.

Sesuai laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini pada pukul 07.00 Wita posisi badai berada sekitar 1.720 kilometer di sebelah Pulau Sabu atau 25,9 lintang selatan, 120,1 bujur timur. Badai terus bergerak menjauh dari Indonesia, sedangkan kecepatan angin maksimum 45 kilometer per jam.

Sesuai jadwal pelayaran sebelumnya, menurut Anas, penyeberangan dibuka kembali pada 28 Februari. Namun kemudian ditunda karena cuaca masih berbahaya bagi pelayaran. 

Dengan demikian, tiga armada milik ASDP yang tertahan di luar Kupang belum bisa berlayar kembali ke Kupang. Ketiga armada itu yakni kapal Cucut yang tertahan di Pelabuhan Seba, Pulau Sabu; kapal Uma Kalada tertahan di Pelabuhan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur; dan kapal Ile Mandiri tertahan di Pelabuhan Larantuka, Kabupaten Flores Timur



Sumber : metrotvnews
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD