Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Senin, 11 Maret 2013

Puisi, Monolog, dan Akustik untuk Perempuan Sumba

Waingapu - Komunitas kreatif dan pencinta seni di Sumba Timur menggelar aksi pembacaan puisi, teatrikal, monolog, dan musik akustikan di Taman Kota, Matawai, Sabtu (09/03/2013). Aksi itu dilakukan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional yang bertemakan Kekerasan Terhadap Perempuan.


Sastrawan dan budayawan Waingapu, Michael Herens membacakan puisi Femina Inspirata kemudian diikuti dengan orasi oleh Frans Wora Hebi. Satu persatu orang muda lainnya membawakan puisi dan orasinya yang iringi dengan musik akustik oleh Tamarischa Akustik. 

Orang muda tampil membacakan puisinya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Umbu Wulang Tanaamahu, Umbu Nababan, Barzelius Pati Kondanglimu, dan diikuti oleh yang lainnya. Puisi yang dibacakan adalah karya mereka sendiri. Setelah pembacaan puisi dilanjutkan dengan teatrikal dan monolog yang dibawakan oleh Wenda Radjah. Puisi dan monolog yang berbicara tentang kacamata sosial terhadap perempuan menghipnotis massa yang hadir malam tadi.

Aksi ini didukung oleh beberapa elemen masyarakat, selain Pemerintah Daerah dan Polres Sumba Timur, juga oleh Waingapu.Com, Max FM, Stimulant Institute Sumba, Komunitas Hambila, Rumah Makan Jawa Mbak Siti, Pondok Wisata Pantai Cemara, Wahana Visi Indonesia Sumba, dan Sispala Sandelwood Smansa.

Lewat aksi tersebut, ingin mengingatkan masyarakat Sumba secara umum agar lebih menghargai kaum perempuan. "Apakah kau perempuan harus di bawah atau di atas? Ataukah kau harus sejajar dengan laki-laki?" ungkap Barzelius Pati Kondanglima lewat selarik puisinya. 



Sumber : Waingapu.Com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD