Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 07 Maret 2013

Enam Warga Sumba Barat Daya Dibantai

Laporan Wartawan Pos Kupang, Alfons Nedabang


 
TAMBOLAKA - Peristiwa pembunuhan terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), tepatnya di Kampung Wando Eru, Desa Langga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Rabu (6/3/2013) sekitar pukul 03.00 WITA.

Enam orang tewas dalam peristiwa ini, yakni Lede Bobo (55), Mila Kaka (45), keduanya suami istri; Yohanes Lede (22) dan Agustinus Malo Tanggu (28), anak kandung Lede Bobo; Yakobus Lelu Ngongo (28) menantu; dan Yohanes Umbu Lele (26), adik Yakobus.

Selain Mila Kaka, lima korban lain tewas dalam rumah Lede Bobo. Para korban mengalami luka potong di kepala dan badan, serta tertancap anak panah.

Mila Kaka sempat melarikan diri ke rumah saudaranya yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya, namun akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Peristiwa ini mengundang perhatian masyarakat, polisi, dan Pemkab SBD. Informasi yang dihimpun Pos Kupang (Tribunnews.com Network), pada Selasa (5/3/2013) malam, Lede Bobo menggelar acara syukuran menempati rumah baru, dalam Bahasa Wewewa disebut Saiso.

Rumah lama Lede Bobo terbakar. Rumah Lede Bobo berbentuk rumah panggung, seperti umumnya rumah warga Sumba. Dindingnya dari belahan bambu, beratap seng.

Pada Rabu dini hari, saat berada dalam rumah, mereka diserang sekelompok warga. Pelaku penyerangan melempar batu ke arah rumah, serta menembak anak panah dan tombak.

Dinding rumah bagian depan rusak parah. Mengetahui korban semakin terdesak dan tak memberi perlawanan, pelaku masuk rumah dan memotong para korban hingga tewas. Umumnya korban mengalami luka potong di bagian kepala dan badan. Badan korban juga tertancap panah.

Dalam peristiwa itu, ibunda Lede Bobo selamat. Sebuah sepeda motor bernomor polisi AD 4988 E dibakar hingga tersisa rangka.

Yoseph Ngongo Talu (32), saksi mata mengatakan, pelaku penyerangan adalah sekelompok warga yang beberapa di antaranya dia kenal. Kala itu, mereka langsung mendobrak pintu rumah.

"Saya sempat bicara dengan beberapa pelaku yang menyerang rumah saya. Saya tidak bermasalah dengan kamu, kenapa saya diserang? Karena saya omong begitu, akhirnya mereka pergi," ungkap Yoseph yang tangan kirinya luka terkena anak panah.

Aparat Polres Sumba Barat langsung melakukan olah TKP. Dibantu petugas kesehatan, dilakukan visum dan otopsi jenazah para korban di TKP.

Polisi mengumpulkan barang bukti dan memberi police line pada rumah tersebut. Barang bukti yang diambil, di antaranya sejumlah parang dan anak panah, tombak, batu-batu serta rangka sepeda motor.

Polisi, pemerintah, dan keluarga berkoordinasi untuk pemakaman para korban. Akhirnya disepakati, Yakobus Lelu Ngongo dan Yohanes Umbu Lele dibawa ke rumah orangtuanya di Kataparoro, Kelurahan Langga Lero, Kecamatan Loura. Sementara, empat korban lainnya akan dimakamkan hari ini, Kamis (7/3/2013) di sekitar lokasi kejadian.

Menurut catatan Pos Kupang, sejak Januari 2013, sudah terjadi lima kasus pembunuhan di SBD, termasuk kasus Langga Lete. Jumlah korban tewas sebanyak 11 orang. Korban tewas terbanyak terjadi dalam kasus pembunuhan di Desa Langga Lete. (*)  

 

 Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD