Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 14 Februari 2013

Rp 50 Miliar untuk Jadikan Pulau Sumba Sebagai "Pulau Ikonik"

Jakarta, Direktur Bioenergi Direktorat Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana mengatakan akan menjadikan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur sebagai pulau ikonik yang menyediakan akses berbagai macam energi terbarukan dan mengakhiri ketergantungan masyarakat pada bahan bakar fosil.

 

Pulau ikonik merupakan program nasional karena melibatkan pemangku kepentingan seperti Kementerian, Pemerintah Daerah, serta Lembaga Swadaya Masyarakat.

"Program ini bukan semata-mata menyediakan energi terbarukan tapi juga meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan target pencapaian pada tahun 2025," kata Dadan di Jakarta, Rabu (13/02).

Dadan mengatakan pada 2013 ini ada dana sekitar Rp 50 miliar yang ditujukan untuk program ikonik. Dana itu antara lain berasal dari Kementerian ESDM yang mengalokasikan dana Rp 10 miliar, pemerintah pusat menganggarkan Rp 20 miliar, Asia Development Bank sebanyak Rp 10 miliar, serta dari Hivos sekitar Rp 1 miliar.

Menurut Dadan, Sumba masuk dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia ( MP3EI) pada sektor pariwisata dan ketahanan pangan. Namun dengan program ikonik ini diharapkan mampu mendorong ketahanan energi.

"Kebutuhan energi di Sumba mencapai 12 megawatt dan diproyeksikan akan meningkat tiga kali lipat di tahun 2025," ujarnya.

Sementara itu, Eco Matser selaku koordinator program iklim dan energi Hivos mengatakan Sumba terpilih menjadi pulau energi terbarukan berdasarkan beberapa pertimbangan, yakni ketergantungan pulau ini pada pembangkit listrik tenaga diesel mencapai 85 persen. Dari 352 desa di Sumba hanya 154 desa yang sudah teraliri listrik.

"Tapi pulau Sumba kaya akan potensi energi terbarukan seperti air, bioenergi, angin dan matahari," jelasnya.

Sumba terletak di antara Pulau Sumbawa di sebelah barat laut dan Timor Barat di sebelah timur serta Australia sekitar 700 kilometer di selatan. Pulau Sumba umumnya beriklim kering dengan banyak gunung yang diselingi dataran sempit. Pada tahun 2008, pendapatan per kapita rata-rata hanya sekitar Rp 1,9 juta, jauh di bawah rata-rata nasional di tahun yang sama yakni Rp 8,01 juta.

Bupati Sumba Barat Jubilate Pieter Pandango mengapresiasi program nasional ini. "Walaupun tanah kami seperti ini tapi mendapat perhatian dunia," katanya,

 

 

Sumber : Beritasatu

Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD