Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 01 Februari 2013

Hanya 25 Persen Warga Sumba Timur Konsumsi Garam Beryodium

Waingapu - Lembaga PBB untuk anak-anak, UNICEF mengingatkan bahaya penyakit gondok dan pembentukan otak yang tidak sempurna untuk warga di Sumba timur, NTT. Pasalnya, menurut konsultan UNICEF, Sunawang Rahardjo, warga di sana dinilai kurang mengkonsumsi garam beryodium. Sebanyak 75 persen dari mereka tidak mengkonsumsi garam jenis ini.


 

"Secara umum yodium itu sangat diperlukan pada waktu pertumbuhan janin, pada waktu itu terjadi pertumbuhan otak dan susunan saraf dan itu sangat diperlukan zat yodium untuk konstruksi sel sel yang ada, pada waktu ibu hamil bilamana tidak mencukupi yodium mengakibatkan konstruksi susunan saraf tidak lengkap, contohnya otak menjadi selnya sedikit, timbangan rendah," ujarnya.

Sunawang Rahardjo mengatakan, konstruksi otak yang tidak sempurna saat anak di kandungan akan mengakibatkan kerusakan otak dan menurunkan tingkat kecerdasan anak. Saat ini UNICEF dan Pemda Sumba Timur bekerja sama melakukan yodinisasi pada semua garam yang diproduksi dan dijual di sana. Untuk memastikan garam yang di jual di Sumba Timur beryodium, Pemda dan instansi terkait memeriksa berkala di sentra produksi dan penjual garam di Pasar Waingapu.


Sumber : portalkbr.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD