Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 15 Februari 2013

Debat Calon Gubernur NTT Di televisi Nasional Batal

Kupang - setelah pertemuan yang dilakaukan Pemprov NTT, DPRD NTT dan KPU NTT, Rabu (13/2) memutuskan untuk memberdayakan televisi yang berbasis di NTT.

Hal ini dijelaskan Sekda NTT, Fransiskus Salem kepada koran ini usai melakukan pertemuan dengan ketua KPU NTT Djidon de Haan, anggota KPU NTT Djidon de Haan dan Wakil Ketua DPRD NTT Nelson Matara di Ruang Rapat KPU NTT, Rabu kemarin. “Dalam pertemuan tadi(kemarin Red) sudah disepakai untuk kita menggunakan televisi yang berbasis NTT. Kita punya TVRI yang jangkauannya juga bagus di NTT bahkan sampai di tingkat Nasional juga. Sehinga kita memutuskan untuk mengakomodir potensi yang kita miliki,” jelas Frans Salem, demikian sapaannya.

Ditanya kemungkinan alasan kekurangan dana karena butuh dana Rp1,6 miliar untuk acara debat kandidat di Metro TV yang menurut rencana akan disiarkan langsung dari Kota Kupang itu, Frans Salem mengatakan, dana bukan alasan satu-satunya. “Memang dana juga kita perhatikan tetapi itu bukan satu0satunya,” ujarnya. Informasi yang diperoleh, dana juga menjadi pertimbangan serius pemerintah dan KPU NTT karena masih ada penambahan dana untuk pengamanan sebanyak Rp 5 miliar untuk aparat penegak hukum.

Wakil Ketua DPRD NTT, Nelson Matara yang juga terlibat dalam pertemuan itu mengatakan, awalnya direncanakan untuk debat kandidat itu akan disiarkan di salah satu televisi swasta nasional. Namun, setelah melalui beberapa pertimbangan terutama untuk pemberdayaan potensi lokal yang ada maka akhirnya diputuskan untuk siaran debat publikasi itu menggunakan media massa yang ada di NTT. “Lembaga dewan sebagai lembaga yang juga memiliki kewenangan anggaran pada prinsipnya mendorong sepanjang anggaran kita memungkinkan. Namun, ada pertimbangan lain yang juga masuk akal sehingga lebih baik menggunakan media yang ada di NTT,” ujar Nelson.

Sementara itu, Juru Bicara KPU NTT, Djidon de Haan juga mengatakan hal yang sama. Dikatakan, keputusan untuk menggunakan media lokal untuk menyiarkan debat kandidat itu sudah diambil bersama dalam pertemuan dengan Pemprov NTT dan DPRD NTT. “Dalam pertemuan tadi(kemarin, Red) sudah disepakati untuk tidak menggunakan televisi swasta nasional tetapi menggunakna televisi lokal. Sehingga rencana menggunakan Metro TV itu tidak jadi,”jelasnya.

Padahal, lanjut Djidon, pihak Metro TV Jakarta sudah pernah menemui KPU NTT guna membicarakan mengenai rencana tersebut. Ditanya mengenai dana yang disiapkan, Djidonmenjelaskan, sesuai DIPA, anggaran untuk debat kandidat tersebut adalah Rp 300 juta. Sementara dana yang dibutuhkan untuk siaran langsung di Metro TV sesuai permintaan adalah Rp1,6y miliar. “Masih ada kekurang Rp1,3 miliar yang harus diatasi Pemerintah,”ujarnya.

Karena itu, akhirnya disepakati untuk menggunaka televisi lokal di NTT yang selama ini eksis di NTT. Apalagi, lanjut Djidon, jangkauan di NTT. Bahkan dengan teknologi yang dimilki, TVRI NTT juga dapat melakukan siaran secara nasional. “Namun, kita akan melakukan penjajakan lagi dengan pihak TVRI untuk kemungkinan penayangan tersebut,”ujarnya.

Sebelumnya, Senin (11/2) dalam rapat dengan komisi A DPRD NTT, anggota komisi A mendorong debat kandidat disiarkan di televisi nasional dalam hal ini Metro TV.

Agenda lain setelah debat calon pada hari terakhir kampanye, jelas Djidon, adalah dilakukan deklarasi ‘Kampanye Bermatabat’ yang akan dilakukan seluruh pasangan calon dan tim sukses yang jumlahnya akan dibatasi di Aula Eltari Kupang. “Kalau sbebelumnya adalah deklarasi kampanye damai maka sekarang deklarasi kampanye bermartabat. “Deklarasi ini bisa diikuti maksimal 100 anggota tim sukses dan dipebolehkan menggunakan atribut masing-masing untuk mendukung calonnya,”jelas Djidon.

Sumber : Timor Express, Kamis 14 Februari 2013
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD