Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 27 Januari 2013

Tahun Ini Sumba Barat Jadi Kabupaten Prabayar

Manajemen PT PLN Ranting Sumba Barat berencana untuk menjadikan kabupaten itu sebagai kabupaten prabayar pada tahun 2013.

 

Karena itu, ia meminta dukungan semua komponen masyarakat agar ikut menyukseskan program listrik prabayar ini.


"Kepada pelanggan meteran biasa agar secepatnya beralih ke listrik prabayar," kata Manajer PT PLN Ranting Sumba Barat, Muhamad Idris ketika ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Senin (21/1/2013).


Pada tahun 2012, PT PLN berhasil menjadikan Sumba Tengah sebagai kabupaten prabayar. Hal ini ditandai dengan beralihnya 2.300 pelanggan listrik menggunakan listrik prabayar alias meteran pulsa. Kesuksesan itu berkat kerjasama dengan pemerintah, Dewan dan seluruh komponen masyarakat setempat.


Menurutnya, keuntungan menggunakan listrik prabayar adalah membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menghemat listrik. Warga dengan sendirinya akan mematikan lampu listrik bila tak menggunakannya lagi, mematikan TV, tape dan beragam barang elektronik lainnya bila tak digunakan.


Selain itu, tidak menyebabkan beban tunggakan konsumen membayar rekening listrik. Secara teknis, kata dia, kebijakan tersebut sangat menguntungkan konsumen. Biaya listrik lebih irit ketimbang menggunakan meteran biasa.


Muhamad menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan penerangan listrik kepada pelanggan tahun ini telah tersambung interkoneksi jaringan listrik Weetabula, Kabupaten SBD dengan Malata, Kabupaten Sumba Barat.


Meski demikian, listrik belum menyala 1 x 24 jam. Saat ini baru 12 jam sehari. PLN menargetkan bila semua pelanggan prabayar maka PLN akan melayani penerangan listrik 24 jam.


Ia menambahkan, saat ini ia tengah mengkaji permohonan pengelola Hotel Nihi Watu untuk pemasangan listrik 200 kva. Secara teknis hal itu tak masalah karena daya cukup tersedia. Keadaan itu belum ditambah beroperasinya pembangkit listrik Lapopu (2x800 kw) yang akan diresmikan Maret 2013 mendatang.


Dalam kesempatan itu Muhamad Idris menghimbau kepada masyarakat pemilik pohon di bawah jaringan listrik agar merelakan tanamannya untuk ditebang. Sebab, keberadaan pohon sangat menggangu jaringan listrik.


 Sumber : www.tribunnews.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD