Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 19 Januari 2013

Rato Tetapkan Pelaksanaan Pasola 2013

Atraksi Pasola di Sumba
Jadwal pelaksanaaan Pasola 2013 di Sumba, Nusa Tenggara Timur akhirnya Jumat 18 Januari 2013 kemarin diputuskan oleh para Rato adat.



Setelah melihat posisi bulan dan cuaca maka para Rato adat berunding kemudian melakukan pertemuan dengan Kepala Desa,Camat, Danramil dan Kapolsek dan jadwal Pasola tahun 2013  pun ditetapkan.

Ritus Pasola dilaksanakan setiap bulan Februari, perhitungan penentuan tanggal Pasola dihitung mulai dari munculnya bulan purnama 'Nale Bokolo' yang jatuh pada bulan Februari.
Rato Nyale merupakan orang yang sangat penting dalam hal penentuan tanggal jatuh Pasola. Rato dalam pasola disebut juga Imam selain itu Rato bisa juga adalah Raja dalam bahasa Sumba.

Sumber Moripanet Online di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan SBD mengatakan Untuk tahun 2013 pelaksananaan akan berlansung di 5 tempat. Untuk bulan Februari 2013 di Homba Kalayo, Bondo Kawango dan Rara Winyo, sedangkan bulan Maret di Waiha dan Wainyapu.

Pasola adalah bagian dari rangkaian upacara tradisional yang dilakukan orang Sumba penganut agama asli yang disebut Marapu. Pasola merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ritual tahunan dan diselenggarakan bersamaan dengan upacara Nyale.
Pasola dilaksanakan 5 kali di tempat yg berbeda. Berikut Jadwalnya:

- 5 Februari 2013 : Pasola Homba Kalayo, Kecamatan Kodi Bangedo.

- 7 Februari 2013 : Pasola Bando Kawango, Kecamatan Kodi

- 8 Februari 2013 : Pasola Rara Winyo kecamatan, Kodi.

- 7 Maret 2013 : Pasola Wainyapu, Kecamatan Kodi Blaghar.

Sedangkan Pasola Waiha, Kecamatan Kodi Balagar tidak di publish jadwalnya oleh pemerintah karena sering dalam pelaksanaannya terjadi kekacauan.  

Sementara itu ntuk Pasola Lamboya Kabupaten Sumba Barat akan berlangsung tanggal 7 Februari 2013.
 
Atraksi perang-perangan dalam Pasola dilakukan dua kelompok dengan berkuda. Setiap kelompok terdiri lebih dari 100 pemuda bersenjatakan tombak yang dibuat dari kayu berdiameter 1,5 cm dengan ujungtumpul. Dalam peperangan ini, peserta dan kuda yang jatuh tidak boleh diserang namun setiap darah yang keluar diyakini dapat menyuburkan tanah dan bermanfaat bagi panen berikutnya.(snd)
Comments
3 Comments

3 komentar:

nadus karedy mengatakan...

setahu saya Rato adalah julukan imam adat bukan julukan Raja.kalau Tokko itu baru julukan RAJA.salam..

Moripanet Online mengatakan...

Rato disebut juga Raja dalam bahasa Sumba
Misalnya Rato Nyale Kampung Mbuku Bani yaitu Rato 'GHERU DONGU' dan Rato Nyale Kampung Tossi Rato 'RA HOLO'(wafat agustus-2011) mereka adalah Raja

yohanis ndapa deda mengatakan...

setahu saya, rato dan tokko sama-sama berarti raja. tapi berbeda dalam penggunaan. rato biasanya digunakan dalam acara adat dalam suku tertentu, contohnya seperti diatas (komen moripa net), yang memiliki peran beda-beda. ada rato yg mengendalikan nyale di suku mbuku bani, tossi, dll. bandingkan rato uma pulluna, raja di uma pulluna saja, dll.sedangkan tokko biasanya digunakan sebagai raja yg pemimpin suatu diskrit atau lokasi. pada jaman penjajahan ada tokko di wewewa, di loli, tana maringngi, loura dan kodi. tokko dikonvert ke pemerintahan skg ini yg namanya camat. salam budaya!

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD