Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 06 Desember 2012

Rumah Anggota Dewan yang Dikontrakan Diserang

Dua rumah permanen milik John Banua (52) di Lokakaki, Dusun IV, Desa Weeronda, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), rusak diserang kelompok oknum bersenjata tajam, Minggu (2/12/2012), sekitar pukul 19.30 Wita. Semua kaca jendela pecah terkena batu yang dilempar warga.

Jarak kedua rumah sekitar 15 meter. Rumah yang lebih besar dan letaknya di depan, ditempati John Buana bersama istri dan tiga anaknya. Rumah yang satunya dikontrak keluarga Thomas Tanggu Dedo, anggota DPRD SBD.

Penyerangan terhadap rumah kontrakan Thomas Tanggu Dendo oleh puluhan warga mengakibatkan berbagai kerusakan materil dan keselamatan keluarga trancam. Tiga unit sepeda motor dirusak penyerang bersenjata tajam.

Mengetahui peristiwa tersebut, anggota polisi Polsektif Loura langsung terjun ke tempat kejadian yang letaknya tidak jauh dari seminari Mitra Buana.

Berkat kesigapannya, situasi mampu dikendalikan polisi. Beberapa warga yang mengalami trauma, kebanyakan anggota keluarga Thomas Tangu Dedo diangkut ke Mapolsektif. Setelah tenang, mereka mengungsi ke Kodi.

Polisi juga menahan beberapa barang bukti, di antaranya motor yang dirusak serta batu dan pecahan kaca. Saat itu polisi belum menahan seorang tersangka. Beberapa saat setelah kejadian, John Banua melaporkan masalah yang menimpanya kepada polisi.

Ditemui di Mapolsektif Loura, John Banua menuturkan saat kejadian ia dan anggota keluarganya baru mulai makan malam.

"Anjing menggonggong sangat ribut. Kami lihat, ada orang berkelahi. Tiba-tiba mereka datang ke rumah saya dan matikan meteran listrik. Mereka hamburkan pakaian dan potong. Ember dicincang. Selain itu potong anjing, ada satu ekor yang mati. Anak-anak saya sampai histeris karena takut," tuturnya sembari menambahkan rumahnya dipenuhi batu-batu yang dilempar.

Ia mengaku tidak tahu pasti apa penyebabnya. Informasi yang ia peroleh, warga yang ada di belakang rumahnya ada masalah sehingga ada warga yang datang ribut. "Ada sepuluh jendela, semua kacanya pecah. Termasuk kaca jendela ventilasi. Saya dan keluarga baru bisa keluar rumah setelah anggota polisi ke lokasi," katanya.

"Saya tidak ada masalah dengan siapa-siapa. Saya bingung, siapa yang harus bertanggung jawab sehingga saya laporkan ke polisi. Saya harap polisi yang melakukan penyidikan bisa mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab," harapnya.
Menurut John, peristiwa itu meninggalkan pengalaman traumatis bagi keluarganya.

Kapolsektif Loura, Kompol Antonia Pah mengatakan, polisi berhasil mengendalikan situasi di tempat kejadian. Ia mengimbau agar warga menahan diri. Polisi akan terus menyelidik, apalagi sudah ada laporan sehingga jika ada pihak yang terbukti bersalah akan diproses.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten SBD, Geby Pira menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan sekelompok warga. "Kita menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok warga yang tidak bertanggung jawab.
Semestinya kalau ada hal-hal yang dirasakan tidak sesuai harapan, masyarakat tidak perlu kuatir tinggal mendatangi kantor DPRD untuk sampaikan aspirasi. Kami di DPRD sangat terbuka merespon setiap aspirasi masyarakat," katanya.

Ia yakin peristiwa tersebut tidak ada hubungannya dengan tugas mereka sebagai wakil rakyat. "Meskipun motifnya belum diketahui tetapi saya melihat ini semata-mata tindakan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mencintai kerukunan antarwarga yang belakangan ini semakin kuat di SBD. Tentu kita merasa yakin aparat Polsektif Laura akan mengusut tuntas kasus kekerasan tersebut dan memprosesnya sesuai hukum yg berlaku," ujar Geby.

Thomas Tanggu Dedo belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali menghubungi nomor hand phone-nya namun tidak tersambung. 


Sumber : Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD