Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 11 Desember 2012

Lebih Akrab Dengan Hugo Rehi Kalembu

Hugo Rehi Kalembu
Tatkalah Ketua Umum DPP Partai Golkar Ir. Aburizal Bakrie menetapkannya sebagai calon wakil gubernur NTT mendampingi Drs. Ibrahim Agustinus Medah. Dialah Drs. Hugo Rehi Kalembu, M.Si yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi C DPRD NTT. Hugo menyatakan kesediaanya untuk mendampingi Ibrahim Medah sebagai calon wakil gubernur NTT.

“Sebagai politisi, saya punya target politik, tetapi menjadi calon wakil Gubernur NTT mendampingi Pak Medah, sama sekali tidak pernah saya bayangkan. Sebagai kader Partai saya terima ini sebagai sebuah penugasan Partai kepada saya,:” kata Politisi Jangkung, Huigo Rehi Kalembu melalui jaringan telepon seluler dari Jakartai, Selasa (4/12) malam.


Hugo yang pada tahun 1996 lalu dipercayakan menjadi Ketua panitia   penthabisan Uskup Weetebula Mgr. Cherubim Parera yang kini menjadi uskup Maumere mengakui, ketika namanya mencuat dalam forum Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar NTT bulan Agustus 2012 lalu, dia hanya menggantungkan harapannya hanya pada Tuhan yang telah mengatur arah hidup manusia.

Mantan Kepala SMP Katolik St.Aloysius Waikabubak, Sumba Barat ini mengakui, ketika mengetahui namanya ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dalam rapat tim pilkada pusat di Jakarta, Selasa (4/12) dia hanya berujar singkat, “Puji Tuhan”.

Suami dari V. Hendaryani yang telah memberikan enam orang anak ini selain sebagai guru, dia juga menghabiskan sebagian waktunya berkiprah di dunia politik. Tahun  1981 dia mulai menjadi anggota Partai Golkar. Kepercayaan terus diberikan kepadanya bertahap, mulai dari ketua bagian Pemenangan Pemilu DPD partai Golkar Kabupaten Sumba Barat hingga menjadi Sekretaris dan kemudian menjadi penasehat DPD Partai Golkar.

Berkiprah di Partai berlambang pohon beringin itu, Hugo berhasil menjadi anggota DPRD NTT tahun 1997 – 1999, hanya dua tahun saat masa reformasi. Hugo lepaskan NTT kemudian menjadi anggota DPRD Sumba Barat  bahkan langsung merebut posisi wakil ketua DPRD tahun 1999-2007.

Tahun 2007, ketika terbentuk Sumba Barat Daya pisah dari induknya Sumba Barat, Hugo bernasib mujur dan memimpin DPRD Sumba Barat Daya sebagai Ketua DPRD hingga 2009. Karier politik lelaki tinggi semampai ini terus mencuat hingga terpilih menjadi anggota DPRD NTT pada Pemilu Legislatif 2009 lalu. Hugo  memang terus bernasib mujur dalam karier politiknya. “Saya memang harus akui bahwa saya selalu mendahulukan Tuhan dalam segala aktivitas hidup saya. Doa menjadi andalan utama saya,” kata Hugo kelahiran Kerepengga, Kodi, Sumba Barat Daya 13 Mei 1951 ini


Sumber : nttonlinenow
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD