Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 09 Desember 2012

Harga Sembako di Waikabubak Melonjak

Harga sembilan bahan pokok (Sembako) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Waikabubak merangkak naik. Kenaikan ini membuat ibu rumah tangga mengeluh. Kenaikan ini tidak bisa dihindari karena permintaan semakin banyak tapi pasokan tetap.
Beras IR, Cieran, Gogo yang biasanya dijual satu kilogram dengan harga Rp 6.500 saat ini menjadi Rp 10.000. Bahkan beras dalam kemasan 25 kilogram sebelumnya dapat dibeli dengan harga Rp 195.000 sekarang menjadi Rp 235.000. Minyak goreng satu liter Rp 15.000 naik menjadi Rp 17.000. Harga gula dan telur pun terus merangkak. Harga gula sebelum Desember Rp 12.000 per kilogram naik menjadi Rp 15.000. Sementara telur satu rak Rp 30.000 naik menjadi Rp 37.000.

Mama Oci, salah seorang ibu rumah tangga yang menetap di Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Kota Waikabubak mengemukakan, kenaikan harga bahan pokok ini sering terjadi menjelang akhir tahun dan Natal. Walau demikian, sebagai warga masyarakat dirinya tidak bisa berbuat banyak. Karena kalau tidak bisa belanja berarti tidak bisa menyajikan makanan bagi keluarga. “Barang-barang kebutuhan pokok ini, kalo kita tidak beli mau bagaimana lagi,” keluh Oci.

Kepala Seksi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik Sumba Barat Andrew Donda menjelaskan, kebutuhan sembako di Kota Waikabubak sangat bergantung kepada pasokan dari luar. Sehingga bisa terjadi kemacetan di jalur distribusi, harga bisa melonjak. “Pasokan barang-barang sembako ini kan dari luar, jadi kalau macet saat distribusi, sementara permintaan melonjak, secara ekonomi pasti harga melonjak,” jelasnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sumba Barat Marthen Ng Toni yang dihubungi ke ponselnya menuturkan, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan pemerintah dan pengusaha sehingga tidak membebani rakyat. Walau demikian, ia mengimbau agar momentum jelang perayaan Natal dan pergantian tahun ini tidak dimanfaatkan secara sepihak untuk meraih keuntungan sesaat. “Kami imbau supaya wajar-wajar saja dalam berusaha. Tapi kami akan tindak lanjuti dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah supaya ada tindakan nyata di lapangan,” tegasnya.



Sumber : Berita Daerah
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD