Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 21 November 2012

Polisi Amankan Pengusaha Air Kemasan

ilustrasi
JAJARAN Polsek Loura, Polres Sumba Barat menyita peralatan pebuatan air kemasan Waikaka. Selain menyita barang bukti, polisi juga mengamankan Yon Rusli, pengusaha air mineral kemasan tersebut. 

Kapolsek Loura Kompol Antonia Pah mengatakan, pemilik dan barang bukti diamankan dalam penggerebekan yang dilakukan Kamis (8/11) malam. 

Penggerebekan berawal ketika ia disuguhi minuman air dalam kemasan gelas saat memantau pelaksanaan Herman Herry Cup di Stadion Galatama, Tambolaka, Sumba Barat Daya. Ketika itu, ia heran dengan air kemasan tersebut karena selain rasanya tak sama dengan air kemasan lain, kemasan kardusnya berlabel Waikaka, Tambolaka.  Menurutnya, setahu dia, air dalam kemasan yang beredar dan dikonsumsi masyarakat harus melalui tahapan dan proses yang panjang serta izinnya tidak mudah. 
“Nah setelah itu saya perintah untuk dilidik. Dan hasil lidik ternyata produsennya di Tambolaka,” jelas Antonia. 

Dalam penyelidikan, terungkap bahwa produsen tidak memiliki izin sebagaimana yang diisayaratkan. “Bagaimana mungkin airnya dalam kemasan gelas, tapi prosesnya hanya ditampung dalam drum yang berkarat. Ini kan sangat berbahaya bagi masyarakat Sumba Barat Daya,” tandasnya. 
Antonia mengatakan, saat ini tersangka Yon Tusli sudah ditahan. Sementara terhadap air mineral kemasan itu, polisi akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui mutunya. 

Sementara itu, Yon Rusli mengaku, sudah menjalankan usahanya selama satu bulan. Dalam satu hari, ia dapat memproduksi 10 dus. Satu dus berisi 48 gelas air itu dijualnya dengan harga Rp 15.000 kepada pedagang lain. 
“Baru satu bulan, izinnya kami belum urus,” katanya. 

Terhadap masalah itu, Bupati Sumba Barat Daya Cornelis Kodi Mete langsung memerintahkan Dinas Kesehatan setempat untuk bekerja sama dengan aparat kepolisian mengusut tuntas persoalan tersebut. Kodi Mete berharap, pengusaha tidak mengambil keuntungan dengan merugikan masyarakat. 
“Boleh berusaha, tapi janganlah rugikan masyarakat,” ujarnya. 

Sedangkan warga Sumba Barat Daya, Mama Mul meminta polisi mengusut tuntas masalah tersebut sehingga menjadi pelajaran bagi para pengusaha lain. 



Sumber : victorynewsmedia
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD