Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 21 September 2012

Sumba Tengah : 96 Ekor Kerbau Raib Disikat Pencuri

Bupati Sumba Tengah, Drs. Umbu Sappi Pateduk, mengakui ada sindikat terorganisir rapi yang beroperasi di wilayah Sumba Tengah melakukan perampokan.

Selama seminggu terakhir, tercatat 96 ekor kerbau milik masyarakat di daerah itu raib disikat kawanan perampok.

Perampok tidak saja memangsa ternak, tetapi juga para pedagang keliling serta warga yang diketahui pulang dari bank atau bendahara instansi pemerintah. Titik rawan terjadi di kilometer 8 sampai kilometer 12, daerah perbatasan antara Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah. Targetnya warga yang membawa uang (bendahara kantor pemerintah) dan mobil-mobil/truk penjual barang, pedagang kain dan sebagainya.

"Target para perampok tidak pernah meleset. Korbannya pasti orang yang membawa uang banyak dan barang berharga lainnya. Saya minta aparat kepolisian segera menyelidiki dan mengungkap modus operandi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab itu. Sebab tidak tertutup kemungkinan pelakunya bukan warga Sumba Tengah tetapi fokus operasinya di Sumba Tengah memanfaatkan kelengahan warga," ujar bupati yang disapa Umbu Bintang ini di ruang kerjanya, Selasa (18/9/2012).

Didampingi Asisten II Umbu Lata T, Kepala Bidang Cipta Karya Piet KU Demu, Kepala Bagian Humas Ari Umbu Dauta, Kabag Ekonomi Umbu Tara dan Kepala Bagian Umum, Umbu Pekujawang, Umbu Bintang mengakui selama dua bulan terakhir ini telah terjadi tiga kali aksi perampokan yang menimpa para pedagang di Tanah Daru (Tanah Runtuh), Kecamatan Umbu Ratu Nggay.

Selama ini, kata Umbu Bintang, pemerintah telah membangun koordinasi dengan aparat kepolisian, baik Polsek Umbu Ratu Nggay dan Polsek Katikutana untuk meningkatkan upaya pencegahan dan menangkap para pelaku perampokan yang meresahkan pelintas jalur jalan negara Sumba Tengah menuju Sumba Timur.

"Memang ada beberapa pelaku yang berhasil ditangkap dan diproses hukum tetapi tak sedikit pula yang lolos dari kejaran aparat keamanan. Ini sebuah sindikat," katanya.

Menjawab pertanyaan adanya keinginan warga agar pemerintah membangun pos terpadu di wilayah rawan perampokan, Umbu Bintang mengatakan, pembangunan pos terpadu harus sesuai peruntukannya, apalagi personel di Polres Sumba Barat masih terbatas.

"Untuk saat ini pemerintah masih intensifkan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencegah dan menangkap pelaku perampokan," tegas Umbu Bintang.

Bupati mengakui, kondisi keamanan di Sumba Tengah relatif stabil. Meski demikian aksi pencurian terhadap ternak besar justru meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD