Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 09 September 2012

Pemerintah Akan Revitalisasi KUD Seluruh Indonesia

Pemerintah akan merevitalisasi keberadaan Koperasi Unit Desa (KUD) yang pernah ada di masa Orde Baru. Revitalisasi untuk mendorong tumbuh kembali KUD yang pernah jaya di erah pemerintahan mantan Presiden Soeharto. KUD dipandang baik dan sangat state-gis dalam meningkatkan perekonomian rakyat di desa. 

"Kami akan mengadakan pertemuan koperasi seluruh Indonesia di Nusa Tenggara Barat (NTB) pertengahan September ini. Semua kepala dinas koperasi diundang. Temanya mengidentifikasi KUD-KUD yang ada di Indonesia dan bagaimana langkah pengembangan mereka ke depan," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hassan dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sumba Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (3/4).

Ia menjelaskan dalam pertemuan itu dibahas apa masalah KUD selama Ini. Jika ada kekurangan dalam segi pengelolan keuangan atau kemampuan sumber daya manusia akan diberikan pelatihan. Jika kekurangan pemasaran akan dibantu untuk memasarkan produk-produk yang ada. Pihaknya akan menata ulang .seluruh keberadaan KUD. Setelah diidentifikasi akan dilihat mana KUD yang masih layak dikem-bangkan dan mana yang perlu atau dimerger.

"Saat ini masih ada sekitar 6.000 KUD di seluruh Tanah Air, tetapi tidak semuanya produktif. Nanti akan dilihat mana yang perlu dipertahankan dan mana yang harus dimerger. Daripada tidak berjalan lebih baik bergabung dafam satu wilayah yang sama," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini. Kebijakan itu tidak bermaksud intervensi atas roda kehidupan KUD di masing-masing wilayah yang merupakan lembaga mandiri. Setiap masyarakat tetap didorong untuk mendirikan KUD dan menjalankannya secara mandiri.

Namun pemerintah membantu mengelola agar tidak mubazir dengan cara yang tidak produktif didorong untuk dimerger.

Menkop juga menegaskan pemerintah tidak membangun KUD baru dengan dana pemerintah. Pembentukan KUD baru tetap diserahkan ke inisiatif dan swadaya masyarakat. Alasannya masyarakat yang tahu kondisi Alasannya masyarakat yang tahu kondisi rill di wilayah masing-masing. Khusus untuk wilayah Sumba Barat, Menkop mengemukakan Kementerian Koperasi dan UKM akan membantu pembangunan pasar tradisional sebanyak lima buah dengan total biaya Rp 1 miliar. Saat ini sudahdibangun satu pasaf yang terletak di desa Loko Ray, Sumba Barat. Pasar-pasar itu diharapkan bisa menjadi tempat memasarkan hasil-hasil bumi masyarakat Sumba Barat.

Pihaknya juga akan meningkatkan bantun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada rakyat Sumba. Menurutnya, potensi masyarakat Sumba sangat banyak, namun minim biaya. Karena itu perlu diberi bantuan lunak lewat KUR. Pihaknya juga akan mendorong dan memfasilitasi para pengusha nasional agar membangun industri tapioka di Sumba. Alasannya, ada berbagi hasil bumi di Sumba yang dapat diolah menjadi tapioka.



Sumber: Harian Neraca Indonesia
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD