Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 20 September 2012

Jual Tanah untuk Beli Hand Phone

Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete
Penguasaan banyak tanah di Sumba Barat Daya oleh orang luar Pulau Sumba meresahkan orang muda Katolik (OMK). OMK khawatir warga menjadi penonton di daerahnya.

Anehnya uang yang didapat dari menjual tanah itu untuk memenuhi kebutuhan sekunder seperti membeli hand phone atau sepeda motor.

Keresahan ini terungkap

saat dialog OMK Keuskupan Weetabula dengan Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, dan anggota DPRD NTT, Drs. Hugo R Kalembu, di Aula GSG Weetabula, Sabtu (15/9/2012). Sejumlah anggota OMK bertanya mengapa banyak tanah dikuasai pihak lain. Pertanyaan lainnya, mengapa pemerintah daerah tidak membatasi warga yang menjual tanah secara bebas.

Menanggapi hal itu, Hugo Kalembu mengatakan, "Tanah seperti gula, jadi semut banyak rebut. Banyak warga sudah jual tanahnya. Tanah menjadi komoditas yang cepat menguntungkan. Kita harus menyadari hal ini. Pemerintah tidak bisa melarang."

Hugo mengakui, tanah di beberapa lokasi pantai sudah dikuasai orang lain, termasuk di Kodi. Calo tanah juga berkeliaran di mana-mana. "Saya pernah mengusulkan moratorium tanah yang digunakan untuk kepentingan pariwisata. Orang asing memiliki hak guna usaha, bukan sebaliknya. Jadi, untuk sementara jeda dulu, beri waktu untuk pemda menatanya lagi," kata Hugo.

Politisi Partai Golkar ini mengharapkan sektor pariwisata SBD berkembang setelah penguasaan tanah oleh pihak lain. Ia juga mengharapkan masyarakat diberi akses dan banyak yang terlibat.

Menurut Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, warga menjual tanah karena uangnya digunakan untuk  memenuhi kebutuhan.

"Kenapa orang menjual tanah? Karena ingin memenuhi kebutuhannya. Awalnya bilang untuk kebutuhan primer. Alasan pertama mau bayar kuliah anak. Tapi setelah ada uang digunakan untuk kebutuhan sekunder. Begitu jual tanah, anaknya beli HP (hand phone) dan beli sepeda motor," kata Kodi Mete.

Apalagi, lanjutnya, harga tanah bagus karena naik terus. Sekarang yang diperlukan bagaimana kasih paham orang agar tidak menjual tanah. Kodi Mete mengatakan, pembelian tanah oleh pihak lain juga untuk investasi. "Setiap hari 10 orang datang ke rujab bupati, menanyakan lapangan kerja. Hanya dengan menumbuhkan investasi lapangan kerja tersedia dan pengangguran teratasi," ujar Kodi Mete.

Ia meminta OMK harus menengok jauh ke dalam untuk mencari tahu akar permasalahannya




Sumber :Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD