Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 25 Mei 2012

Penyebab Kematian Elki Belum Diketahui

Jenazah Elki saat akan dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi
(inset) Foto Almarhum Melkianus Menne
Peristiwa yang dialami Melkyanus Mene, 20 tahun bakal menjadi teka teki bagi polisi. Pemuda yang kos di Jalan Simpang Mega Mendung 11 Malang tersebut, pagi kemarin ditemukan tewas dengan kondisi yang sangat memprihatinkan di bibir jurang Sungai Metro. Jaraknya sekitar 200 meter dari rumah kosnya. 
 
Sejauh ini, muncul dua versi  penyebab kematian mahasiswa semester VI Jurusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Merdeka (Unmer) Malang ini. Versi pertama, dia tewas karena menjadi korban pembunuhan. Alasan yang mengemuka, ada beberapa luka di tubuh dan kepalanya. Selain itu,  lehernya juga terjerat tali kuning dengan simpul mati hingga mendekati dagu .

“Ini bisa jadi dia dibunuh dulu, lalu digantung. Dalam beberapa kasus, lazimnya orang yang bunuh diri dengan tali, tidak seperti itu caranya,” tutur salah satu sumber Malang Post di RSSA Malang.  Selain itu, lanjut sumber ini, lidah korban seharusnya terjulur karena menahan sakit. Namun tidak demikian dengan kondisi Elkchy, sapaan korban. Beberapa warga yang berada di sekitar TKP juga menduga demikian. Mereka menjelaskan, posisi pemuda asal Sumba NTT ini ditemukan di tepi jurang dengan posisi kedua kakinya menekuk dan tertata. “Selain itu, tali yang terikat dengan simpul jangkar di leher korban juga sangat kecil, sehingga tidak mungkin dijadikan sebagai alat untuk gantung diri,” kata salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan ini.

Mereka juga mengungkapkan, di sekitar TKP penemuan jenazah, juga ditemukan banyak bercak darah. “Kemungkinan dia tidak dibunuh di TKP, tapi dibunuh di tempat lain karena di TKP juga terdapat jejak seretan,” lanjut warga ini.  Sementara itu, versi kedua, dia diduga kuat bunuh diri dengan asumsi, ada dahan pohon nangka yang dijadikan tempatnya untuk menggantung leher, patah. “Sementara ini belum diketahui penyebab korban tewas. Namun, sesuai laporan anggota yang datang dan melakukan olah TKP, menyatakan korban meninggal karena bunuh diri,” tutur Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan.

Mayat Elkchy sendiri ditemukan oleh Nunuk, 47 tahun, warga sekitar yang hendak mengambil daun salam di tegalan miliknya. Dia yang datang seorang diri, mengaku sangat kaget melihat sosok manusia tergantung di bibir jurang sedalam 15 meter tersebut.  Penasaran, Nunuk pun mendekat. Dan seketika itu juga wanita ini kaget, dan berlari meminta tolong warga. Nunuk syok karena dia melihat banyak darah di wajah korban.  Teriakan Nunuk ini kemudian direspons warga lainnya, yang saat itu juga berbondong-bondong ke TKP. Hanya saja, meskipun banyak warga yang datang tidak satupun berani menyentuh tubuh korban.

Kapolsekta Sukun, Kompol Sulityo Nugroho yang ikut melakukan penyelidikan, mengatakan belum mendapat barang bukti apapun dari TKP ataupun dari rumah kos Elkchy. “Sementara di TKP masih dipasang garis polisi. Kami mengamankan juga kunci pintu kamar kos korban untuk mencari petunjuk lain,” tandasnya.  Philip Wawega, 21 tahun, sahabat karib yang ditemui di kamar mayat RSSA Malang mengaku kali terakhir bertemu Elkchy, Sabtu (19/5) lalu. Saat itu, Elkchy datang ke tempat kos Philip yang tidak jauh. “Sebelumnya, Elkchy mengaku pernah ada masalah dengan warga. Dia diserang dan digebuki. Barangnya juga dihancurkan. Tapi itu sudah selesai karena mereka menyelesaikannya dengan jalan kekeluargaan,” paparnya.


Sumber : malang-post.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD