Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 25 Mei 2012

“kenanglah Q sepanjang hidupMu....” Status terakhir di FB Elki Menne

 Mahasiswa Unmer Tewas Mengenaskan

Jenazah Elkie saat ditemukan

Melkyanus Menne atau yang akrab dipanggil Elkie (20) mahasiswa semester VI, jurusan Administrasi Negara, Unmer, asal Ombarade, Wewewa Timur, Sumba Barat Daya, NTT (Nusa Tenggara Timur), yang kos di Jl Mega Mendung, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (22/5/2012) sekitar pukul 07.00, ditemukan tewas di tepi jurang sungai Metro atau sekitar 200 meter di belakang tempat kos-nya.


Korban ditemukan pertama kali oleh Nunuk (45) warga setempat yang sedang mencari daun salam, kondisinya telungkup di bibir jurang. Karuan saja, Nunuk kaget bukan kepalang. Awalnya, dia mengira Elkie sedang tiduran di bibir jurang. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke keluarganya.
Saat diperiksa, baru diketahui Elkie sudah dalam kondisi tak bernyawa. Lehernya terikat tali tampar warna kuning dan banyak bercak darah di jersey Real Madrid yang saat itu dikenakannya. Bibir dan pelipis kirinya mengeluarkan darah. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Sukun dan diteruskan ke Polres Malang Kota.
 Saat olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), ditemukan banyak kejanggalan jika Elkie tewas akibat gantung diri atau bunuh diri. Pasalnya, belakang kepala dan dadanya terdapat luka memar. Apalagi pelipis kirinya mengalami luka robek. Selain itu, lidah Elkie juga tidak menjulur layaknya orang gantung diri. Sedangkan tali tampar itu, tidak terikat pada pohon nangka yang disampingnya. Kalaupun tali itu putus, tidak ada bekas dahan pohon nangka itu patah.
“Pelipis sebelah kiri  robek, kepala belakang dan dada memar. Juga banyak darah yang tercecer di pohon. Tali tampar yang terikat di lehernya ikatan simpul jangkar. Lidahnya juga tidak menjulur,” ujar Agus Demit, salah satu Tim SAR Pakem yang mengevakuasi jenazah Elkie.          Untuk memastikan apakah Elkie meninggal akibat bunuh diri atau dibunuh, pihak kepolisian segera membawanya ke kamar mayat RSSA Malang.
            
Menurut Yosucahyo (30) cucu pemilik kos, terakhir kali dia melihat Elkie, Minggu (20/5/2012) sekitar pukul 21.30 di kos-kosan. “Kalau Minggu malam tidak kelihatan ada masalah. Namun 2 harinya, dia pernah terlihat seperti melamun,” ujar Yosucahyo. Sejak Minggu, Elkie sering didatangi seseorang yang diduga kakak dari Rn (19) pacarnya. Dia minta pertanggung-jawaban karena Rn hamil.
“Beberapa kali didatangi seseorang yang diduga kakak pacarnya yang kabarnya meminta pertanggung-jawaban,” ujar Yusucahyo.  Bahkan Selasa pagi, pria yang diduga kakak pacarnya itu datang lagi mencari Elki. Perihal kehamilan Rn itu, dibenarkan oleh salah satu teman Elkie yang berada di kamar mayat RSSA Malang. “Saya dengar seperti itu. Tapi Elkie mau bertanggung-jawab. Infonya, pacarnya saat ini sedang dirawat di rumah sakit karena pendarahan,” ujar salah satu teman Elkie saat berada di kamar mayat RSSA Malang.
Menurut keterangan Drs Dwi Suharnoko (30) wakil Dekan I Bidang Akademik  FISIP dan Kemahasiswaan Unmer, meski ada dugaan pembunuhan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi. “Meski ada kejanggalan, seperti dada lebam, kita tidak bisa menyimpulkan apa-apa. Tunggu hasil otopsi saja,” ujar Dwi saat ditemui di kamar mayat RSSA Malang.

Sementara itu petugas Polres Malang Kota segera melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi. Kapolres Malang Kota, AKBP Teddy Minahasa Putra melalui Kasubag Humas AKP Dwiko Gunawan SH mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.
“Dari hasil olah TKP, kondisi korban, lehernya terjerat tali plastik kuning. Kening kiri luka gores dan kemaluan keluar cairan yang diduga sperma. Sementara itu, hasil olah TKP lainnya kita dapatkan informasi bahwa pacar korban sedang hamil dan dirawat di rumah sakit akibat pendarahan. Di saku celana korban kita temukan kuitansi pembayaran pengobatan di sebuah rumah sakit,” ujar AKP Dwiko.
Petugas juga menemukan ponsel Elkie yang berisikan SMS dari Agus Menne, orang tuanya. “Inti dari SMS itu supaya korban mengangkat telpon dari bapaknya. Dalam SMS itu juga disebutkan, kalau bapaknya tidak marah jika korban yang membuat pacarnya hamil. Bahkan bapaknya bersedia tanggung-jawab dan membolehkan korban tetap kuliah,” ujar AKP Dwiko.
            
 Untuk dugaan sementara pihak kepolisian, korban Elkie meninggal akibat gantung diri. “Dugaan sementara korban bunuh diri, karena takut telah menghamili pacarnya. Namun kita masih menunggu secara resmi hasil dari tim medis yang sedang bekerja,” ujar AKP Dwiko.
Jika dilihat dari status di FB (Face Book) dari Elkie Menne, bahwa terakhir kali menulis pada Selasa (15/5/2012). Dalam tulisannya itu dia mengatakan “kenanglah Q sepanjang hidupmu”. Dia juga menulis “Bulan ini saya stress betul”. Masih ditanggal yang sama dia menulis “ohhhhhh Tuhan Berikanlah kekuatan bagi hambamu ini agar Q bisa melewati semua cobaan ini. Untuk status terakhirya seperti ditunjukan untuk pacarnya “Jaga selalu hatimu”, "kenanglah Q sepanjang hidupMu...". Setelah tanggal 15 Mei itu, Elkie sudah tidak pernah menulis status lagi di FB-nya


sumber : memoarema.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD