Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 19 Mei 2012

BUPATI SBD DIINGATKAN AKOMODIR POKOK PIKIRAN PARA PENGGAGAS

Drs Markus Wadja Wadja memberikan kata sambutan mewakili keluarga saat anjangsana Bupati SBD ke Makam Almarhum Drs. Lukas Dairo Bili, Ketua Penggagas Pemekeran Kab. SBD, Jumat (18/05/2012)
Dalam rangkaian kegiatan anjangsana Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr Kornelis K. Mete beserta Sekda SBD, Antonius Umbu Zasa dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup PEMDA SBD. Saat berada diKampung Mareweta, Desa Werilolo, Kecamatan Wewewa Selatan kampong dimana Almarhum Drs. Lukas Dairo Bili dimakamkan, Bupati SBD diingatkan tentang pokok-pokok pikiran pembangunan Kab. SBD oleh penggagas yang diketuai Almarhum Lukas Dairo Bili.


Saat memberikan sambutan mewakili keluarga, Drs Markus Wadja Wadja adik dari Almarhum Drs. Lukas Dairo Bili mengingatkan kembali Bupati Kornelis agar bisa mengakomodir usulan para penggagas yang diketuai Almarhum Lukas Dairo Bili yang sudah disampaikan kepada Pemda SBD dan kepada Penjabat Bupati Emanuel B. Eha dan ketua DPRD SBD di tahun 2008.

Usulan yang termuat dalam buku Pokok-Pokok Pikiran Pembangunan Kabupaten Sumba Barat Daya oleh tim pengagas/forum peduli Kab. Sumba Barat Daya tersebut mencakup berbagai bidang pembangunan sebanyak 20 halaman yang ditandatangani Almarhum Lukas Dairo Bili pada tanggal 10 Januari 2008.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kodi Mete mengatakan sudah membaca buku tersebut dan mengucapkan terima kasih sudah diingatkan. Bupati mengajak para pimpinan dinas dan badan di lingkup pemda SBD untuk juga membaca buku tersebut.
“Ada berbagai hal yang menjadi catatan bahkan tertuangkan dalam buku ini, saya sudah membacanya, dan saya memohon pada pimpinan SKPD untuk turut membacanya agar bisa menjadi referensi untuk kita mengatur langkah-langkah pembangunan di daerah ini". Ujar Kodi Mete

Bupati berjanji perjuangan para penggagas akan terus dilanjutkan apalagi SBD memiliki potensi yang luar biasa. Kita sudah harus berpikir untuk mendorong para petani untuk terus giat bekerja akan tercipta desa yang berkecukupan pangan dengan secara bertahap mendukung para petani dengan infrastruktur yang memadai. Demikian juga untuk meningkatkan kesejahteraan harus tercipta desa berair dan desa bercahya, tentram dan tertib.

Kegiatan anjangsana dan nyekar Bupati dimulai dari makam Bupati pertama Sumba Barat Almarhum Leonard Lede Kalumbang, di kecamatan Loura. Bupati kemudian makam mantan Bupati Sumba Barat Almarhum Rudolf Malo di kecamatan Wewewa Timur dan makam ketua penggagas pemekaran Kabupaten Sumba Barat Daya, Almarhum Lukas Dairo Bili. Bupati dan rombongan juga mengunjungi panti asuhan yang berada di Kabupaten Sumba Barat Daya. (snd)

Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD