Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 28 Maret 2012

BADAI "KERISPATIH", KABANI KODI YANG JADI HITS MAKER

Badai Kerispatih
Sebagai seorang hit maker, Badai personel dari Kerispatih sangat dikenal di blantika musik Indonesia namun Tidak banyak yang mengetahui bahwa Badai kerispatih ternyata keturunan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Doadibadai Hollo begitu nama lengkapnya dan lebih akrab disapa Badai . Ia lahir di Jakarta, Indonesia, 14 Januari 1978;  kibordis dari grup band Kerispatih.  Badai sendiri merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara  yaitu Badai sendiri, Leo, Grace, dan Yohanna, mereka lahir dari ayah Alm H.R. Hollo yang merupakan putra daerah Kodi Sumba Barat Daya dan Ibunya Barnest Helena.


Pada tahun 1983 hingga 1993, ia menggali ilmu di TK, SD dan SMP Tarakanita. Sedangkan untuk masa SMA-nya, ia menggali ilmunya di SMA PSKD I Jakarta. Setelah lulus SMA, ia memutuskan untuk mengambil perguruan tinggi pada Jurusan Teknik Mesin yang telah diselesaikannya pada tahun 2000. Badai menyelesaikan pendidikannya di Universitas Trisakti Jakarta.


Setelah menyelesaikan pendidikan resmi, ia pun menempuh pendidikan dalam bidang musik yang telah direncanakannya pada Indonesia Music Institute, Jakarta Timur dalam Professional Program 2th, Faculty of Keyboards pada 2000-2004.

Tak hanya pendidikan formal yang ditempuhnya, Badai pernah sering mengikuti beberapa kursus, di antaranya adalah Yamaha Electone (1984-1985), Indra Lesmana Jazz Workshop (1986-1990), dan Jazz Course with Krishna Siregar (2002-2003).

Pria yang dikenal sebagai musisi, penulis lagu dan arrangger ini memiliki tinggi badan 165 cm dan berat 68 kg. Dengan hobi travelling dan bermusiknya, Badai mampu mendapatkan inspirasi terbesar yang digunakannya untuk mencipta lagu dan meniti karir di dunia musik.

 

Perjalanan karir

Badai yang takut terbang dan memiliki sifat tempramental yang tinggi sudah dikenal publik sejak kiprahnya bersama grup band Kerispatih, band yang telah membesarkan namanya. Ia pun menjadi pentolan dan motor band tersebut dan juga Sammy, sang vokalis yang tersangkut kasus narkoba. Badai juga pernah menggantikan posisi Sammy untuk menjadi vokalis sementara.

Pada awal 2010, ia pun berniat untuk melakukan karir solo dan ia pun juga telah membantu musisi-musisi lainnya di Indonesia, yaitu dengan menjadi penulis lagu, pengaransemen, dan juga produser. Beberapa musisi di antaranya adalah Audy Item dan Nindy.

Ternyata, Kerispatih belum cukup memuaskan bagi Badai. Pada Juni 2010, ia membentuk project band miliknya yang bernama Brand New Storm yang beranggotakan rekan bandnya sendiri, Arief (gitar), Enwil (vokal), Deva (drum), Eltrino (bass), dan ia sendiri memegang posisi keyboard serta piano. Band tersebut berkonsentrasi pada rock vintage.
Sebulan kemudian, Badai juga diminta untuk membantu grup vokal pendatang baru bernama Z5. Ia menjadi music director dan menuliskan lagu untuk mereka yang berjudul Cuma Sekali Mencinta.

Pada awal 2010, Badai mengaku bahwa dirinya berniat bersolo karir, seperti niat yang dimilikinya sejak 2008. Dengan materi lagu yang sudah ada, juga 10 lagu baru, Badai ingin mengembangkan karirnya di dunia musik.


Selain Kerispatih dan solo karir, Badai banyak membantu kiprah musisi-musisi lain di Indonesia, dengan menjadi penulis lagu, arranger, juga produser. Beberapa dianyatara mereka adalah Audi Item dan Nindy.

Kerispatih rupanya tidak cukup memuaskan Badai. Terbukti, pada Juni 2010, Badai mempublikasikan band barunya Brandnewstorm dengan personel Badai (keyboard), Arief (gitaris Kerispatih), Enwil (mantan vokalis band Aladin), Deva (mantan drummer band Pilot), Eltrino (bassis). Secara makna Brandnewstorm berarti 'Badai Baru' dengan membawa genre rock vintage.

Pada Juli 2010, Badai juga dikabarkan akan membantu grup vokal pendatang baru Z5. Badai akan menjadi music director sekaligus menuliskan satu lagu untuk mereka, yang berjudul Cuma Sekali Mencinta.

 


Profil Badai “Kerispatih””


 

Doadibadai Hollo

Laki-Laki Jakarta, 14 Januari 1978


Agama : Kristen Protestan

Orang tua 

Ayah  : H.R. Hollo (alm)
Ibu     : Barnest Helena

Hobby: Travelling, bermusik

Makanan Favorit: Telor Ceplok, Indomie, Nasi Goreng, Sop Buntut

Minuman Favorit: Air Putih

Tinggi Badan : 165 cm

Berat Badan : 68 kg

Pendidikan :
1. 1983 – 1984 : Tarakanita II Kindergarten, Jakarta
2. 1984 – 1990 : Tarakanita II Elementary, Jakarta
3. 1990 – 1993 : Tarakanita I Junior High School , Jakarta
4. 1993 – 1996 : PSKD I Senior High School, Jakarta
5. 1996 – 2000 : S-1 Mechanical Engineering Trisakti University, Jakarta
6. 2000 – 2004 : Indonesia Music Institute, Jakarta Timur
Professional Program 2th, Faculty of Keyboards

Non Formal :
1. 1984 – 1985 : Yamaha Electone
2. 1986 – 1990 : Indra Lesmana Jazz Workshop, Jakarta
3. 2002 – 2003 : Jazz Course with Khrisna Siregar, Chic’s Music Jakarta

Pengalaman : -
Motto Hidup : Night is Better!

Badai Uses :
- Yamaha Motif XS 8 (Endorse)
- Roland RD 700
- Amplifier Roland KB 300

Paling Ingin Ketemu dengan Siapa : David Foster

Binatang yang Paling Disukai : Anjing

Binatang yang Tak Disukai : Tikus

Buah yang Disukai : Melon, Semangka, Jeruk

Band Legenda Favorit : The Beatles, Chicago, Toto

Band Sekarang Favorit : Dave Matthews Band, Doughtry

Keyboardist Favorit : David Foster, David Benoit

Gitaris Favorit : John Meyer

Bassis Favorit : Nazman East

Drummer Favorit : Vinnie Colatuta

Vokalis Cewek Favorit : Andrea “The Corrs”

Vokalis Cowok Favorit : Robbie Williams

Film Favorit : If Only

Serial TV Favorit : Office Boy (OB)

Aktor / Aktris Favorit : Mel Gibson, Debra Messing, Warkop DKI

Model Favorit : Mariana Renata, Indah Kalalo

Tempat Santai Favorit : Rumah

Mobil Gacoan : Jeep CJ 7
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD