Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Senin, 16 Januari 2012

Kemensos Tambah Dua Kabupaten Sasaran PKH Tahun 2012

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) pada tahun 2012 akan menambah dua kabupaten lagi sebagai kabupaten sasaran pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dari selama ini sebanyak tujuh kabupaten, yakni Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Tengah. Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Sosial NTT, Pieter Sinun Manuk.

Tujuh kabupaten yang sudah melaksanakan PKH sejak program ini digulirkan tahun 2007 yakni Kabupaten Sikka, Ende, Manggarai Barat, Alor, Timor Tengah Selatan (TTS), dan Sumba Barat. Setiap kabupaten, ditetapkan minimal 2.000 kepala keluarga (KK) sebagai penerima program. Sekitar 66.000 lebih kepala keluarga yang dilayani dengan program dimaksud. PKH merupakan program Kemensos yang menelan dana terbesar yakni sebesar Rp98 miliar lebih. Jika ditambah dua kabupaten pada tahun 2012, dananya akan dinaikkan mencapai Rp100 miliar lebih.

“Program ini bukan untuk mengentaskan kemiskinan tapi memutus mata rantai angka kemiskinan dengan sasaran membuka askss ke fasilitas kesehatan dan pendidikan,” ujar Pieter.

Menurutnya, walau bantuan yang diberikan dalam bentuk uang tunai, tapi bersyarat. Misalkan, anak-anak pada rumah tangga sangat miskin itu minimal 75 persen sedang mengenyam pendidikan. Sehingga uang tersebut dapat dipakai untuk biaya transportasi ke dan dari rumah ke sekolah atau membayar uang sekolah. Sedangkan untuk aspek kesehatan, bagi ibu yang hamil, minimal empat kali memeriksakan kehamilannya di fasilitas kesehatan. Sehingga diharapkan, saat melahirkan ibu dan anak tidak meninggal.

Tentang persiapan untuk dua kabupaten pada tahun 2012, Pieter sampaikan, sudah dipersiapkan secara baik. Jumlah KK yang akan dilayani pun sudah memenuhi syarat yakni 2.000 KK. Bahkan dua bulan lalu Kemensos telah melakukan rekruitmen untuk tenaga pendamping, koordinator wilayah (Korwil), dan operator yang akan mengoperasikan semua teknologi yang ada di Unit Pelaksana (UP) PKH. Setiap pendamping ditugaskan untuk mendampingi 150 KK penerima program. Gaji pendamping cukup baik yakni Rp1,6 juta/bulan.

Sementara itu, Kepala Seksi Jaminan Sosial dan Sumber Dana Sosial Dinas Sosial NTT, Rosalia Prada sampaikan, ada empat hahap pembayaran dana PKH. Saat ini sudah tiga tahap yang telah dibayar, sisa satu tahap yang dibayar pada Desember 2011. Berdasaran Memorandum off Understanding (MoU) antara PT Pos dan Kemensos, dananya disiapkan oleh Kemensos dan pembayarannya oleh PT Pos.

Setiap pembayaran, dilaporkan ke Dinas Sosial sebagai bukti pertanggungjawaban. Tentang RTSM yang memanfaatkan dana tidak sesuai peruntukkan, Rosalia katakan dikeluarkan dari daftar penerima program. Tapi hampir semua RTSM memanfaatkan dana sesuai peruntukkan. Memang ada yang dikeluarka dari daftar penerima, karena pindah permanen ke daerah lain, usia telah lewat, dan meninggal dunia


Sumber : http://beritanda.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD