Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 15 November 2011

Padi yang Tak Boleh Dimakan di Sumba


Pulau Sumba merupakan salah satu pulau yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terkenal akan berbagai macam aset wisata. Aset wisata yang umumnya dikenal di belahan dunia yakni kebudayaan Marapu dan Tradisi Pasola.

Selain Budaya yang atraktif dan eksotik itu, masyarakat juga memiliki kearifan lokal yang khas dalam mengatur kehidupan mereka. Salah satu kearifan yang dihidupi oleh masyarakat di pulau yang terkenal dengan kuda Sumba tersebut yakni teknik menyimpan benih padi yang memiliki keunikan tersendiri.

Warga desa Bondo Kodi, kecamatan Kodi, kabupaten Sumba Barat Daya memiliki cara tersendiri dalam menyimpan benih padi yang ditaruh pada semacam kantung yang terbuat dari anyaman pandan dan kemudian diikat dengan tali serta digantung. Pandan memang banyak di tempat ini dan bahan yang sama digunakan warga untuk membuat tikar.

Karung pandan itu hanya digunakan untuk menyimpan benih bukan semacam tempat bagi persediaan makanan bagi masyarakat Sumba Barat Daya. Benih tersebut yang nantinya akan ditanam pada saat musim hujan datang.

Uniknya sekali padi diniatkan untuk menjadi benih yang dimasukan ke dalam kantung dan digantung di langit-langit rumah maka setelah itu, padi itu tidak lagi bias
dimakan termasuk saat paceklik. Padi yang disimpan itu pamali untuk dimakan dan hanya boleh untuk benih.
Tradisi menyimpan benih ini, semacam satu bentuk kearifan yang sangat kuat dihidupi masyarakat terutama masyarakat Sumba barat Daya yang hingga kini masih menjunjung adat-istiadat dan tradisinya.

Dalam kesederhanaan kehidupan mereka, tetap ada pemikiran untuk bersiap agar tidak kekurangan pangan di masa depan. Sumba, sebagaimana kebanyakan wilayah NTT lainnya memang kadang tidak beruntung. Kekeringan yang sudah menjadi ciri khas tanah ini tak jarang menimbulkan kesulitan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan.

Beberapa tempat bahkan sering dilanda kelaparan. Namun, tradisi seperti di atas menunjukkan bahwa masyarakat Sumba sudah sangat berkawan dengan alamnya, sekeras apa pun alam yang mereka tempati. Jika tak percaya datanglah sesekali ke Sumba untuk membuktikannya sekalian menikmati padang-padang yang eksotik dan juga pantai-pantainya yang indah. Salam dari Sumba



Sumber : Komhukum
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD