Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 23 November 2011

Hore!! Air Weemasa Segera Mengalir

Tidak lama lagi air dari Mata Air Weemasa di Desa Marokota, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), dinaikkan dan dialirkan ke enam desa di sekitar mata air itu.

Pekan lalu sudah dilakukan ujicoba menaikkan air ke bak penampung di Desa Marokota. Diperkirakan awal Januari 2012, air sudah bisa dialirkan ke enam desa tersebut.

Awal tahun 1990-an air dari mata air ini sudah dinaikkan oleh Pater Wilfried Lienesch, CSsR, ke Desa Marokota menggunakan energi listrik tenaga surya. Setahun lebih air berjalan normal dan warga tidak perlu bersusah payah menuruni lembah mengambil air.

Mata air ini terletak di lembah di antara dua bukit dengan kemiringan sekitar 70 derajat menuju Desa Marokota.

Menurut informasi yang diperoleh, perangkat listrik tenaga surya ini dicopot satu demi satu oleh oknum warga yang tidak puas sehingga air tidak bisa naik lagi ke Desa Marokota. Warga Marokota kembali harus menuruni lembah mengambil air atau membeli air tangki dengan harga melangit.

Sejak Juni tahun ini, CV Mitra Sunopa Mandiri, pimpinan Anton Niron, EMT, kembali menaikkan air ini menggunakan teknologi hidran. Teknologi hidran tidak menggunakan energi listrik.

Teknologi ini sudah mulai digunakan di sejumlah tempat di NTT untuk menaikkan air dari lembah ke tempat yang lebih tinggi dengan sistem air tolak air. Enam desa yang akan dilayani nanti yakni Desa Redepada, Marokota, Mene Ate, Weekombak, Wali Ate dan Kalembu Weri.

Disaksikan Pos-Kupang.Com di Mata Air Weemasa, Senin (21/11/2011), para pekerja dari CV Mitra Sunopa Mandiri bersama beberapa warga setempat, termasuk Kepala Desa Redepada, Lende Bili, sibuk bekerja. Air dari mata air yang mengalir sepanjang saat itu telah dibendung dan ditampung ke sebuah bak besar.

Dari bak ini, air dialirkan lagi ke bak lain sekitar 20 meter di mana ditempatkan dua pompa hidran dalam bak. Dari bak ini air kemudian saling menendang dan dialirkan melalui pipa menuju bak penampung di Desa Marokota di ketinggian dengan jarak sekitar 500 meter.

Kepala Desa Redepada, Lende Bili, sangat antusias dengan proyek swadaya murni dari masyarakat ini. Bili menjelaskan, dana untuk pembangunan ini dikumpulkan dari 4.841 kepala keluarga (KK) di enam desa.



Sumber : Pos Kupang

Tahap pertama pada tahun pertama mereka mengumpulkan Rp 100.000/KK. Pada tahun kedua dan ketiga, mereka mengumpulkan lagi Rp 200.000/KK tetapi dengan cara mencicil setiap bulan Rp 21.000/KK. Dana tahap awal yang terkumpul baru sekitar 30 persen.

Kades Lende Bili mengatakan, meski tidak meminta bantuan pemerintah, sejauh ini Pemkab SBD sudah menyumbang 40 batang pipa ukuran 4 dim. "Pak bupati dua kali datang ke sini. Pertama waktu survai awal, kedua waktu seremoni adat untuk memulai kerja," kata Bili, jebolan AMK (sekarang STIM) Kupang.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD