Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 13 Agustus 2011

Uma Peghe Berdayakan Masyarakat


Kelompok masyarakat di Desa 
Kalena Rongngo, 
Kecamatan Kodi Utara, 
Kabupaten Sumba Barat Daya, 
terlibat dalam diskusi 
tentang Uma Peghe, 
Senin (8/8/2011).
Uma Peghe (Rumah pintar) dikembangkan di tiga desa di Kabupaten Sumba Barat Daya. Filosofi dasar dari Uma Peghe adalah memberdayakan masyarakat setempat sehingga bisa mandiri dengan potensi dan kapasitas lokal.
Tiga desa yang dikembangkan Uma Peghe adalah Desa Kalena Rongngo di Kecamatan Kodi Utara, Desa Atedalo, Kecamatan Kodi dan Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur. Uma Peghe digagas dan dikembangkan oleh Yayasan Donders Waitabula.
Kepada Pos Kupang di Desa Kalena Rongngo, Senin (8/8/2011), Ketua Yayasan Donders Waitabula, Pater Mikael Keraf, CSsR, menjelaskan, Uma Peghe sebenarnya learning center yang diperkenalkan kepada masyarakat guna mengangkat dan memberdayakan mereka. Di Uma Peghe, kata Keraf, masyarakat bisa belajar mengembangkan kapasitas diri, melihat dan mengembangkan potensi-potensi lokal yang ada di lingkungan mereka sendiri sehingga bisa maju dan mandiri.
Uma Peghe, kata Pater Keraf, digagas dan dirancang karena dari survai dan pengamatan ternyata masyarakat SBD masih mengalami hambatan sumber daya manusia (SDM) untuk maju. “Karena itu kita kemudian mulai berpikir mencari jalan bagaimana mengembangkan dan memberdayakan masyarakat dalam konteks dan lingkungan mereka sendiri,” kata Pater Keraf.
Saat ini konsep ini sementara disosialisasikan dan dikembangkan kepada masyarakat di tiga desa ini. Hari Senin, staf dan fasilitator Yayasan Donders memberi pelatihan tentang bagaimana mengelola Uma Peghe, bagaimana mengurus administrasinya dan bagaimana membuat laporan keuangan. Pelatihan ini diberikan oleh Stef Segu, Imelda Sulis dan Oktavianus, staf dan fasilitator Yayasan Donders. Belasan orang yang dipilih mengikuti pelatihan ini. “Mereka inilah yang nantinya menularkan konsep dan bagaimana mengelola Uma Peghe kepada yang lain,” kata Stef Segu.
Stef menjelaskan, setelah SDM masyarakat disiapkan, akan dibangun Uma Peghe di tiga desa itu. “Mimpi kita Uma Peghe itu akan menjadi tempat orang mengembangkan diri, anak-anak juga bisa belajar malam hari, petani bisa kembali melihat dan mempelajari potensi tanaman lokal yang sudah mulai ditinggalkan. Boleh dibilang Uma Peghe itu jadi pusat data untuk apa saja bagi masyarakat,” kata Stef.
Stef menyebut beberapa harapan dari adanya Uma Peghe itu. Pertama, menjadi tempat berkumpul warga membicarakan apa saja. “Uma Peghe menjadi semacam tempat musyawarah kampung,” kata Stef.
Kedua, tempat untuk warga meningkatkan kapasitas pertanian, kerajinan, kesenian. Ketiga, tempat mengekspresikan potensi-potensi lokal yang mulai hilang.


Penulis: TONY KLEDEN
Sumber: POS KUPANG CETAK
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD