Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 03 Agustus 2011

Empat Traktor Lumat 71 Hektar

Salah satu dari empat traktor yang dibawa para petani membajak tanah di lahan milik Kelompok Tani Kedekehe, Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat.

Sebanyak 41 anggota Kelompok Tani Kedekehe, Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Selasa (2/8/2011) pagi, berkumpul di areal  yang bakal dijadikan kebun. Lahan seluas 71 hektar mulai kemarin dibajak dengan empat unit traktor dan akan dijadikan kebun dengan pola pertanian modern.

Antusiasme para anggota petani ini nyata terlihat. Mereka bersemangat bukan karena pembukaan lahan itu disaksikan Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, tetapi karena mereka ingin lebih maju lagi dalam menggarap lahan. Tua muda, besar kecil, laki perempuan menyatu di areal tanah yang rata tanpa banyak batu itu.

Sebagaimana disaksikan Pos Kupang, kemarin pagi, sudah sekitar pukul 06.30 Wita, empat unit traktor besar dari Dinas Pertanian SBD  bolak-balik menggembur tanah. Para ibu datang membawa minuman kopi dan bekal untuk makan pagi dan siang.

Lahan itu merupakan hamparan luas  dengan tanah hitam yang masih berhumus. Yang mengherankan, meski cuma berjarak sekitar 200 meter dari laut di pantai selatan, tetapi tanah di areal itu sangat subur. Di sekitar kawasan itu, tanaman kakao, pisang, jambu mete tumbuh subur.


Ide dan inisiatif menggarap lahan itu datang dari Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete. “Tanahnya tanah isi (maksudnya tanpa batu, Red). Daripada tidak digarap dengan baik, kita dorong masyarakat di sini untuk garap,” kata Kodi Mete.

Menurut Ketua Kelompok Tani Kedekehe, Desa Panenggo Ede, Melkianus Patibiri, lahan yang disulap jadi kebun  jagung itu adalah lahan milik warga setempat. Selama ini para  petani menggarap dengan pola mereka sehingga kurang produktif hasilnya. Mulai sekarang lahan seluas itu akan digarap dengan sistem pertanian modern. “Kami senang sekali karena akan digarap dengan sistem pertanian modern. Pakai traktor, pemupukan lagi. Ada tenaga PPL (penyuluh pertanian lapangan) yang akan mendampingi kami di sini,” kata Patibiri.

Bupati Kornelius Kodi Mete mengatakan, lahan ini akan digarap dan dikelola secara modern dengan sistem pertanian yang benar. Karena itu ada tenaga PPL disiapkan untuk mendampingi anggota kelompok tani di sini.


Penulis : TONY KLEDEN
Sumber : Pos Kupang Cetak
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD