Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 19 Agustus 2011

Disetujui Bersama


SEKDA SBD, Drs. Antonius Umbu Zaza dan para pimpinan SKPD yang hadir dalam rapat itu membenarkan semua pungutan itu. Umbu Zaza mengatakan, sebagai kabupaten baru, SBD tentu sangat membutuhkan sumber pemasukan untuk menambah PAD.

“Kita butuh sumber-sumber yang bisa kita cari untuk PAD kita di sini. Bapak-bapak Dewan kan sepakat dengan kita agar mencari sumber-sumber pemasukan untuk PAD. Salah satunya adalah retribusi seperti ini,” jelas Umbu Zaza.

Menurut Kadis Peternakan SBD, Ir. Thimotius Bulu, semua jenis pungutan itu ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama antara pengusaha.

“Mereka sendiri yang tentukan besarnya pungutan itu. Memang dalam praktek kita menyerahkan pengelolaannya kepada pihak ketiga, yakni UD Hijrah,” kata Bulu.

Bulu sepakat dengan Umbu Zaza, bahwa pungutan itu terutama dimaksudkan untuk mendongkrak PAD. Bulu menampik kalau pungutan itu disebut liar dan tidak berdasar, karena dilakukan dengan rujukan aturan yang jelas dan telah melalui kesepakatan bersama.

Kesepakatan yang mengatur dan menentukan pungutan itu ditandatangani 14 Januari 2010 oleh lima pengusaha antarpulau ternak bersama delapan instansi terkait seperti dinas peternakan, dinas perhubungan, komunikasi dan informatika, Pol PP, bagian ekonomi, Bandara Tambolaka, KP3 Laut, KP3 Udara dan Karantina Pertanian Waingapu Waikelo.


Penulis : TONY KLEDEN
Sumber : POS KUPANG CETAK
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD