Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 19 Agustus 2011

Berjalan 15 Kilometer


KALAU di Desa Atedalo, Kecamatan Kodi, Kabupaten  Sumba Barat Daya (SBD), warga setempat minum air asin, maka lain lagi di Desa Pambota Njara, Kecamatan Kota Waingapu. Di desa ini, ratusan warga dari empat dusun harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 15 kilometer untuk mendapatkan air. Meski sudah berlangsung lama, namun hingga saat ini masalah air di desa ini belum mendapat perhatian dari Pemkab Sumba Timur.

Kepada Pos Kupang di sumber mata air Kalela, Desa Makaminggit, Kecamatan Goa, Sabtu (13/8/2011), dua orang ibu rumah tangga asal Desa Pambota Njara, Kecamatan Kota Waingapu,  masing-masing, Apriani Kahe Ane Iha (27) dan Shinta Banja Uru (23),  mengatakan seluruh warga di desa mereka mengalami kekeringan.
Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan air dalam rumah, mereka harus berjalan kurang lebih 15 kilometer. “Semua orang di Desa Pambota Njara kekurangan air. Jadi kami datang ambil di Kalela,” kata Shinta Banja Uru (23).

Dikatakannya, pasokan air bersih untuk keluarga sudah menjadi tugas kaum perempuan dan anak-anak. Setiap hari para perempuan dan anak-anak dari desa mereka mendatangi sumber mata air Kalela, Desa Makaminggit,  Kecamatan Goa, yang berjarak kurang lebih 15
kilometer. Rata-rata setiap keluarga biasanya menyediakan 40-50 jerigen ukuran lima liter untuk menampung air bersih. Selanjutnya mereka menumpang kendaraan dengan biaya Rp 2.000 per jerigen. 
“Tapi kadang-kadang kalau tidak ada oto terpaksa kami buang ini air dan titip jerigen di rumah orang-orang sini nanti besok baru datang lagi,” jelasnya.
Hal senada dikatakan Apriani Kahe Ane Iha (27) yang mengaku datang ke lokasi sumber mata air sejak pukul 11.00 Wita, namun hingga pukul 17.00 Wita belum mendapatkan tumpangan.

Dia menjelaskan, masalah kekurangan air  bersih seperti ini biasanya terjadi setiap tahun. “Kalau sudah musim panas terpaksa lari ke sini untuk ambil air minum. Kita datang juga harus bawa bekal karena belum tentu kita bisa cepat dapat oto untuk pulang ke rumah,” katanya.


Penulis : TONY KLEDEN
Sumber : POS KUPANG
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD