Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 14 Agustus 2011

Baru 10 Menit Dilayani PSK, PNS Ini Kejang Lalu Tewas


Jasad Agustinus Dunga  saat masih di Kamar No. 12 B,  Hotel Citra, Kupang, Minggu (7/8/2011)
Agustinus Dunga, S.Pd (49), pengawas sekolah menengah asal Sumba Barat, tewas saat berada di Kamar No. 12B, Hotel Citra, Kelapa Lima-Kupang, Minggu (7/8/2011) petang. Dia meninggal dunia saat sedang dilayani "jajan" oleh Insiani alias Ani (37), wanita pekerja seks komersial (PSK) yang menghuni kamar tersebut.
Dunga berasal dari Desa Kalombu Dara Mone, Kecamatan  Elopada, Kabupaten Sumba Barat. Pegawai negeri sipil (PNS) itu ke Kupang mengikuti Pendidikan dan  Pelatihan (Diklat) Evaluasi  Dini Sekolah (EDS) yang dilaksanakan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan  (LPMP) Dinas PPO NTT. Kegiatan selama beberapa hari, sejak Rabu sampai Minggu (3- 7/8/2011). Selama kegiatan, Dunga bersama peserta lainnya menginap di penginapan LPMP di kompleks kantor Dinas PPO NTT, Jalan Soeharto, Naikoten 1, Kupang.
"Hari ini Minggu (7/8/2011, Red ) itu sudah penutupan diklat," kata  A Doku Bani, peserta diklat asal Sumba, saat ditemui di ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSU Prof. Dr. WZ Johannes-Kupang, kemarin.
Menurut Bani, setelah acara penutupan diklat sekitar pukul 15.00 Wita, kemarin, Dunga pergi berbelanja oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Sumba.
"Dia ajak saya  pergi beli oleh-oleh. Kami dua pergi pakai sepeda motor milik kakaknya, Alexander  M Dunga.  Kami pergi ke tempat penjualan roti di Kuanino, kemudian belanja buah di depan Rumah Sakit Tentara. Setelah itu kami pulang ke penginapan," katanya.
Beberapa saat setelah tiba di penginapan LPMP, katanya, korban mengatakan pergi mengembalikan sepeda motor kakaknya di Kelapa Lima.
"Beberapa saat setelah dia pergi, saya juga pergi ke keponakan saya di  asrama Polda. Saya kaget, pada pukul 17.20 Wita,  ada seorang wanita yang telepon saya pakai HP korban. Wanita itu bilang, 'Pak segera ke Hotel Citra di Kelapa Lima. Teman bapak sudah meninggal dunia. Saya langsung ke sana dan benar, dia sudah meninggal dunia," tutur Bani.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kelapa Lima, Kompol Rahmat Harmansyah, S.H, mengatakan, polisi sudah membawa jenazah korban ke rumah sakit untuk divisum. Hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal dunia karena serangan jantung.
Polisi, katanya, juga sudah memeriksa Ani, wanita PSK yang melayani Dunga. Berdasarkan keterangan Ani, korban baru sekitar 10 menit dilayani "jajan", namun mendadak kejang- kejang kemudian meninggal dunia.

Sumber : tribunnews.com 

------------------------ Berita terkait




Ini peringatan bagi pria hidung belang kalau tidak mau mengalami nasib seperti yang dialami warga Sumba. Adalah Agustinus D Dangga, 59, warga Kalimbu Daramone, Kecamatan Elopada, Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur Minggu (7/8) sekitar pukul 17.00 Wita ditemukan tewas di dalam kamar salah seorang pekerja seks komersial (PSK) di Hotel Citra, Kelapa Lima, Kota Kupang.
Isniani, 37, PSK di Hotel Citra yang sempat "melayani" korban, mengatakan, keduanya baru melakukan hubungan seks sekitar 10 menit. Tiba-tiba, kata Isniani, korban langsung kejang-kejang dan seketika itu juga tidak bernyawa lagi. Melihat kejadian demikian Isniani langsung ke luar dan memberitahukan kejadian tersebut kepada teman-temannya yang lain.
 "Kami berhubungan baru sekitar sepuluh menit, dia (korban red) langsung kejang-kejang dan tiba-tiba kaku. Saya langsung ke luar dan kasih tahu teman-teman saya yang lain," ungkap Mbak Ani sapaan akrabnya.
Mendengar informasi ini, aparat Polsek Kelapa Lima yang markasnya berhadapan dengan hotel tersebut langsung melakukan olah TKP. Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Rahmat Herman kepada Timor Express, mengatakan, korban meninggal saat melakukan hubungan seks bersama salah seorang PSK di hotel tersebut. Rahmat Herman, mengatakan belum diketahui persis penyebab korban sampai meninggal dunia.
Namun menurut Herman berdasarkan pemeriksaan dokter, korban tewas karena serangan jantung. Ditanyai dugaan korban sempat meminum obat pemacu stamina saat hendak berhubungan.  "Dari pemeriksaan awal yang dilakukan, diduga korban meninggal karena serangan jantung. Saya tidak tahu apakah korban menggunakan doping saat akan melakukan hubungan atau tidak, karena keluarga menolak untuk diotopsi," ujar Rahmat.
Salah satu teman korban A Doku Bani saat ditemui koran ini di IPJ RSUD Prof. Dr. W Z Yohannnes Kupang mengatakan dirinya bersama korban datang dari Sumba untuk mengikuti pelatihan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT sejak Rabu (3/8) lalu sampai Minggu (7/8)

sumber : jpnn.com 
------------------------------------ Berita Terkait
Seorang pengawas sekolah asal Desa Kalombu Dara Mone, Kecamatan Elopada, Sumba Barat, NTT, sebut saja bernama Ag, 49, tewas saat kencan bersama pekerja seks komersial (PSK) di Hotel C, Kupang.
Agustinus diduga kuat tewas karena overdosis dalam mengonsumsi obat kuat sebelum kencan.
Lokalisasi Hotel C terletak di pesisir pantai Kota Kupang selalu ramai dikunjungi pria hidung belang selama bulan puasa.
Pasalnya, pada puasa tahun ini, Pemerintah Kota Kupang belum mengeluarkan larangan beroperasi kepada lokalisasi maupun tempat hiburan lainnya.
Teman kencan korban, Ani, 37, mengatakan baru 10 menit berada di dalam kamar, korban kejang-kejang kemudian tidak sadarkan diri.
Ani sempat memberikan pertolongan dengan mengoleskan minyak ke hidung, sebelum kemudian dilaporkan ke polisi.
Korban adalah pengawas sebuah sekolah di Sumba Barat.
Ani juga menelepon seorang teman Ag bernama Dk menggunakan ponsel milik pria tersebut. Peristiwa yang terjadi Minggu (7/8) malam ini membuat geger warga yang bermukim dekat lokalisasi.
Mereka datang ke tempat tersebut untuk menyaksikan proses evakuasi jenazah oleh dokter Rumah Sakit WZ Johannes.
Sesuai keterangan Dk, ia dan Ag baru lima hari berada di Kupang. Keduanya mengikuti pendidikan dan pelatihan Evaluasi Dini Sekolah yang digelar Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahrga NTT.
Sebelum Ag datang ke lokalisasi, keduanya masih sempat berbelanja oleh-oleh untuk keluarga di Sumba.
"Dia pamit mau mengembalikan sepeda motor yang dipinjam dari keluarga di dekat lokalisasi itu. Ternyata, dia masuk ke lokalisasi," katanya

Sumber : Media Indonesia
 

Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD