Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 30 Juli 2011

Sopir Demo Tuntut Penertiban Trayek

                                                          POS KUPANG/TONY KLEDEN
PARKIR ? Bus-bus ini diparkir rapi para pengemudi di areal parkir Kantor Bupati SBD, Kamis (28/7/2011)
Tidak puas dengan trayek yang tidak jelas, belasan sopir dan pemilik angkutan di Sumba Barat Daya mendatangi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) SBD, Kamis (28/7/2011). Mereka meminta pemerintah menertibkan pengemudi yang suka melanggar trayek karena menurunkan omset pengemudi yang beroperasi pada jalur yang benar sesuai izin trayek.

Para sopir dan pemilik angkutan diterima Sekretaris Dishubkominfo, John Tende, S.H mewakili Kadis Dishubkominfo, Drs. Johanes Ngongo Ngindi, yang bertugas di luar daerah. Mereka tertib dan memarkir kendaraan di areal parkir kompleks kantor Bupati SBD. Dalam dialog dengan para sopir dan pengusaha angkutan, Jhon Tende didampingi Kapolsek Loura, AKP Teguh, dan Kanit Lantas Loura, Bripka Lalu Rastra Wirawan.

Koordinator para sopir, Daniel Umbu Pati, membeberkan sejumlah ketimpangan yang terjadi. Dia mengeluhkan angkutan dari Kodi yang tidak hanya memuat penumpang sampai Waitabula, tetapi juga hingga ke Waikabubak.

“Kami ini trayek apa namanya? Angkutan kota, angkutan pedesaan, atau apa? Angkutan dari Kodi masuk sampai Waikabubak. Ini sangat merugikan kami,” kata Umbu Pati, pengemudi bus Sensasi.
Umbu Pati meminta ketegasan pemerintah mengenai trayek angkutan Kodi. “Kami tidak ingin terjadi bentrokan fisik di lapangan. Kami minta pemerintah tertibkan angkutan yang langgar trayek,” tegas Umbu Pati.

Berto Setu, pengemudi bus Atlantik, trayek Waikabubak-Waitabula, juga mengeluhkan angkutan Kodi yang suka melanggar trayek. Setu juga menanyakan lokasi terminal milik Pemkab SBD. “Terminal itu ada di mana sebenarnya?” tanya Setu.

Sekretaris Dishubkominfo, John Tende, menyambut baik semua protes dan keluhan dari para sopir dan pemilik angkutan. “Ini masukan baik dan berharga buat kami. Dengan peristiwa hari ini kami sangat bersyukur karena dapat mendorong kami untuk berpikir lebih keras lagi untuk membangun SBD ini?” kata John Tende.
Tende mengatakan, dalam koordinasi dengan polisi dari Polsek Loura akan menertibkan sopir-sopir bandel yang suka lari lewat trayek.

Kapolsek Loura, AKP Teguh, meminta para sopir agar tegas terhadap para penumpang yang suka bandel dengan naik duduk di atap bus. “Menurut undang-undang, sopir yang bertanggung jawab. Kalo ada kecelakaan, sopir yang bertanggung jawab. Karena Anda harus tegas terhadap penumpang,” kata Teguh.



Sumber : Pos Kupang 
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD