Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 31 Juli 2011

PELATIHAN PENGELOLAAN UPPO DI SBD

Perbaikan kesuburan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lahan pertanian dalam rangka mendukung peningkatan  produktivitas baik pada subsektor perkebunan,tanaman pangan maupun holtikultura. Salah satu cara yang dapat dilakukan  untuk meningkatkan kesuburan  pada lahan pertanian adalah dengan mengembalikan sisa tanam kedalam lapisan tanah sebagai bahan organik serta tidak membakarnya atau membawa sisa tanam keluar dari areal pertanian.

Usaha lain  dalam memperbaiki kesuburan lahan pertanian  dapat ditempuh  melalui perberian pupuk organik  yang berasal dari bahan organik berupa limbah pertanian seperti limbah panen (jerami dan lainnya) serta limbah peternakan (kotordup.an hewan), untuk meningkatkan  kwalitas  dan nilai  tambah  produk pertanian,efisiensi dalam usaha tani,peningkatan kualitas aspek kesehatan serta terpeliharanya lingkungan
 
Hal inilah yang mendorong Dinas Perkebunan  Kabupaten Sumba Barat Daya untuk digelarnya  pelatihan  pengolahan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO),pada Kelompok Tani”Mere Kehe” yang beranggotakan 35 orang  di Desa Matakapore,Kecamatan  Kodi Bangedo bulan Juni lalu dengan menghadirkan instruktur/narasumber dari instansi terkait yaitu Dinas Perkebunan,Dinas Peternakan,Dinas Pertambangan dan Energi, serta Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya.

Bupati Sumba Barat Daya, dr. Kornelius Kodi Mete, membuka acara tersebut sekaligus menyerahkan asset sebagai kelengkapan  unit pegolah pupuk organik dalam bentuk Rumah kompos sederhana, Bak fermentasi, peralatan dan  satu unit mesin serta satu unit kendaraan roda tiga, Kandang sapi komunal dan 35 ekor sapi (31 ekor betina dan 4 ekor jantan).
Hal ini menjadi sistem yang tak dapat dilepas pisahkan dari satu kesatuan,untuk menghasilakan sebuah produk yang  cepat dan berkwalitas.

Kaitan dengan itu,menurut Bara K,Philipus.S.Sos. selaku Kepala Bidang Perlindungan Tanaman Perkebunan pada Dinas Perkebunan SBD, sekaligus sebagai Ketua Panitia Pelaksanan kegiatan tersebut dalam laporannya mengatakan “proses pembuatan  pupuk organik dari bahan baku limbah panen dan limbah peternakan apabila dilakukan secara alami memerlukan waktu cukup lama yaitu sekitar 1-2 bulan, bahkan lebih. Apabila proses tersebut menggunakan alat  bantu berupa Alat Pengolah Pupuk Organik yang berfungsi sebagai pemecah  dan penghancur  bahan organik, maka waktu pengomposan menjadi lebih pendek  yaitu sekitar 2-3 minggu. Oleh karena itu dalam skala kelompok tani atau gapoktan, diperlukan  unit pengolah pupuk organik (UPPO) yang berupa, bangunan rumah kompos untuk penempatan mesin  Alat Pengolah Pupuk Organik (APPO), bak fermentasi, dilengkapi dengan alat  pengangkut  kendaraan bermotor roda tiga agar lebih efisien, serta hewan ternak untuk memenuhi bahan baku pupuk organik dari ternak”.

Bupati Sumba Barat Daya,dr. Kornelius Kodi Mete, dalam sambutannya mengharapkan agarkelompok tani yang mengikuti latihan betul mencurahkan pikiran dan perhatiannya untuk memperoleh pengetahuan yang banyak dan selanjutnya dapat diterapkan  dalam kelompok. Peralatan yang diberikan dengan segala kelengkapannya sebagai modal usaha agar dapat dipelihara sebaik-baiknya untuk peningkatan kesejahteraan anggota kelompok.

Kemudian lanjutnya, sapi yang akan diberikan sejumlah 35 ekor. kotorannya selain untuk pemupukan juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan biogas, makanya dalam pelatihan ini melibatkan Dinas Pertambangan dan Energi untuk memberikan ilmu tentang bagaimana memanfaatkan kotoran ternak untuk biogas dalam kehidupan Rumah Tangga.

Acara tersebut dihadiri oleh  Kadis  perkebunan Jhon Octavianus, Kepala Badan Ketahanan Pangan Jacobus Bulu, Kadis Pekerjaan Umum Nyoman Agus, Kabag Humas Setda SBD  Lukas Ng. Gaddi, Sekretaris Dinas Perhubungan,Komunikasi dan Informatika Jhon Tende, Camat Kodi Bangedo Wily Mali serta aparat desa dan  para tokoh masyarakat Desa Mata Kapore.


Sumber : Humas Setda Kabupaten Sumba Barat Daya
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD