Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 15 Juli 2011

DAPATKAH MATA AIR WEEMASA NAIK?

Bupati SBD survei air Weemasa di Desa Marokota
Letak geogarfis  Desa Marokota dan desa-desa lainya seperti Desa Menne Ate, Desa Reda Pada, di Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, yang berada di puncak bukit membuat daerah ini sungguh mengalami kesulitan sumber air bersih. Khusus untuk Desa Marokota hal yang sangat wajar para nenek moyang waktu itu memberikan nama”Marokota” yang menurut bahasa setempat berarti “Kering”.

Pada  musim hujan, umumnya masyarakat di desa ini mengandalkan hujan untuk pemenuhan kebutuhan air minumnya, demikian sebaliknya pada musim kemarau bagi masyarakat yang mempunyai kemampuan ekonomi yang memadai dapat membeli air tengki 5000 liter seharga Rp 200.000, sampai Rp.300.000 per tengki. Sedangkan bagi masyarakat ekonomi lemah harus menempuh perjalanan tempat yang cukup jauh untuk mendapatkan sumber mata air .Salah satu sumber air andalan dari masyarakat di desa ini adalah Mata air Weemasa yang berada di kaki bukit dan jauh  dari pemukiman penduduk. Kondisi yang  sangat memprihatinkan bagi wilayah ini menarik perhatian dari beberapa  investor dari luar yang berkecimpung dalam penyediaan air bersih, termasuk salah satunya adalah CV.Mitra Sunova Mandiri.

CV. Mitra Sunova Mandiri, sudah berulang kali melakukan kajian  teknis, kemungkinan penggunaan Teknologi Tepat Guna(Hydram Pump) untuk mengangkat sumber air ini dari kaki bukit kepuncak setinggi 154 meter.

Menurut direktyur CV.Mitra Sunova Mandiri,Anton Niron ,EMT, dalam acara presentase hasil kajiannya terhadap sumber air tersebut menunjukan hasil yang positif artinya sumber ini dapat diangkat kepuncak dengan menggunakan  Sistem Hydram Pump, kendati ketinggian sampai dengan 154 meter.

“Banyak pihak meragukan mata air Weemasa bisa diangkat kepuncak  ketinggian 154 meter dengan menggunakan sistim Hydram Pump” ungkap Niron. Tetapi dengan keyakinan yang sangat kuat dari hasil kajiannya, Niron menyatakan,siap mengganti kerugian masyarakat bila sumber air ini tidak berhasil diangkat dengan menggunakan sistem hydram pump,” janji Niron saat itu.
Tekad Niron inilah yang meyakinkan masyarakat dan aparat desa Marokota untuk berjuang  dengan kemampuan swadaya, akan mengumpulkan uang guna membiayai proyek ini dengan menerima beban biaya sebesar Rp.300.000 /kepala keluarga dari total kurang lebih  1000 kk di desa marokota.

Bupati Sumba Barat Daya, dr. Kornedlius Kodi Mete, dalam arahannya belum memberikan keterangan apakah air berhasil dialirkan atau tidak. Dan jika berhasil sumber air ini dialirkan maka saya mengucapkan apresiasi  bagi masyarakat di desa ini  dan pihak CV.Mitra Sunova Mandiri karena telah mendukung salah  satu program membangun desa dari Kabupaten Sumba Barat Daya yaitu “desa berair”. Tentu dalam situasi ini menurut dr. Kornelius, masyarakat tidak bisa berpangku tangan menerima air mengalir tetapi selalu dibangun kerjasama yang baik dengan CV.Mitra Sunova Mandiri, agar proses ini dapat berlangsung dengan baik”,tuturnya.

Kaitan  dengan dana swadaya yang dikumpulkan oleh masyarakat  untuk membiayai kegiatan ini, seorang tokoh masyarakat didesa ini, Martinus Laka Zangga, memberikan komentar bahwa “Masyarakat sangat setuju dengan adanya upaya untuk mengangkat sumber itu. Persoalan biaya yang dibebankan bagi masing-masing keluarga pasti akan menyetujuinya karena penyetorannya juga dapat dilakukan dengan cara mencicil”.ungkapnya.

Kemudian lanjut Martinus,” masyarakat sudah pandai melakukan perhitungan artinya biaya yang dikeluarkan pada satu musim panas, untuk pembelian air  minum dengan mengunakan Jasa Truk tengki air minum jauh lebih besar jika dibandingkan dengan beban Rp.300.000, yang dibebani bagi setiap KK untuk usaha mengalirkan air ini”,tuturnya

Sumber : Siaran Pers Bagian Humas setda Kabupaten Sumba Barat Daya
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD