Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 23 Juli 2011

Angkot, Peluang yang Terabaikan

MESKI derap pembangunan terlihat  cepat dan pesat dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten  pemekaran lain di NTT, Kota Tambolaka, Ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya, sejauh ini belum memiliki moda transportasi dalam kota (Angkot).

Sejak resmi berpisah dari kabupaten induk, Sumba Barat, 22 Mei 2007 lalu, Tambolaka mengandalkan ojek sebagai  andalan transportasi dalam kota. Ojek juga masih bebas‘beroperasi tanpa ada pangkalan-pangkalan dengan kawasan operasi  yang ditentukan.

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten SBD, John Tende, S.H, di Tambolaka, Kamis (21/7/2011),  moda angkutan  darat di SBD berupa bemo dan minibus hanya menghubungkan Tambolaka dengan daerah-daerah di luar kota seperti Tambolaka-Kodi dan  Tambolaka-Waikabubak, Ibukota Kabupaten Sumba Barat.  “Ada sekitar  50-an unit bemo dan minibus,” kata Tende.

Transportasi dalam kota di Tambolaka, sebagaimana disaksikan, memang hanya ojek. Bemo dan minibus yang  ada beroperasi ke luar kota.  Di mana-mana ojek berseliweran. Tarifnya jauh dekat Rp 2.000.  Kondisi seperti ini  menyulitkan  para pendatang dan atau tamu dari luar yang ingin berkelana di Tambolaka dan mau menyaksikan tempat-tempat bersejarah atau  obyek-obyek wisata.

Tentang moda transportasi dalam kota, mantan wartawan Pos Kupang ini mengatakan, “Ini peluang bisnis yang belum dilirik  para pengusaha. Kita harapkan agar ada pengusaha yang berinvestasi di bidang angkutan kota,” katanya.
Menyangkut pengaturan ojek, Tende mengatakan, saat ini Dishubkominfo setempat sedang melakukan sosialisasi untuk menata para tukang ojek agar menjadi lebih teratur, tertib dengan area operasi yang terfokus.

Tende juga mengatakan, Dishubkominfo setempat juga berkoordinasi dengan lantas Polsek  Loura untuk memberikan penyuluhan dan pembekalan kepada para pengojek menyangkut tertib berlalu lintas. “Karena banyak yang belum punya SIM, kita akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberikan penyuluhan mengenai etika berlalu lintas,  dan    memberikan mereka SIM,” kata Tende.

Sumber : Pos Kupang
Penulis : TONNY KLEDEN
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD