Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 24 Februari 2011

Jaksa Lidik Proyek PLTS Rp 1,5 M

Penyidik Kejaksaan Negeri Waikabubak menyelidiki (lidik) proyek pengadaan lampu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) tahun anggaran 2010 melalui  Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Sumba Barat Daya (SBD). 

"Apakah benar 99 desa di SBD secara serempak atau seragam  mengusulkan pengadaan lampu untuk setiap desa 5 buah? Apakah kebutuhan 99 desa sama, yakni membutuhkan lampu PLTS? Apakah dari sisi aturan membolehkan alokasi dana desa (ADD) digunakan untuk proyek pengadaan lampu?" jelas Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Kejari Waikabubak, Ihsan Asri, S.H, saat dihubungi Pos Kupang melalui telepon selulernya, Selasa (22/1/2011).

Ihsan membenarkan jika pihaknya tengah mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait proyek pengadaan PLTS di  Bagian Pemdes Setda SBD TA  2010 menggunakan dana ADD.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan ada tidaknya penyalahgunaan keuangan desa untuk pengadaan lampu.
Namun Ihsan Asri belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh karena masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan, termasuk besaran dana yang digunakan untuk pengadaan PLTS.

"Berikan kesempatan penyidik kejaksaan untuk bekerja dulu dan pada akhirnya akan menyampaikan kepada publik perkembangan penanganan beberapa kasus dugaan tindakan pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat, Sumba Barat Daya maupun Sumba Tengah," katanya.

Dia memberi contoh, di Kabupaten Sumba Barat kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung Kantor BPS tahun anggaran 2009 dengan tersangka David Koreh kini sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Waikabubak, kasus penyelewengan dana KUBE  Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Sumba Barat Daya tahun anggaran 2009 dengan tersangka Drs.Bora Wunga, saat ini ditahan di sel sambil menunggu persidangan di PN Waikabubak. Sedangkan beberapa kasus dugaan korupsi lainnya masih dilidik kejaksaan negeri Sumba Barat.

Ia menyadari masyarakat ingin tahu perkembangan penangangan perkara korupsi di tiga kabupaten ini. Namun semuanya membutuhkan waktu yang pas untuk menyampaikannya.
Informasi yang diperoleh Pos Kupang menyebutkan, pengadaan lampu PLTS tahun anggaran 2010  berkisar Rp 1,5 miliar menggunakan ADD 2010 oleh 99 desa se-SBD difasilitasi Bagian Pemdes Setda SBD.

Setiap desa mengusulkan pembelian lampu PLTS sebanyak 5 buah. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah benar rakyat di 99 desa menganggarkan dana pengadaan 5 lampu PLTS. Apakah program pengadaan PLTS benar-benar lahir dari musyawarah bersama rakyat.

Sebab esensi dasar lahirnya ADD adalah untuk mengakomodir program desa yang belum ditampung pemerintah kabupaten. Selanjutnya, penggunaan ADD harus melalui musyawarah bersama seluruh masyarakat desa dengan pemerintah desa.
Sejumlah anggota DPRD  SBD yang ditemui belum lama ini menyayangkan adanya program pengadaan PLTS menggunakan  ADD. Sebab masih banyak program desa yang membutuhkan biaya dari ADD.

Dewan juga merasa heran usulan pengadaan lampu  PLTS 99 desa bisa seragam. Dewan menyarankan agar tidak tumpang- tindih pengelolaan proyek serupa, sebaiknya ditangani satu SKPD atau bagian agar dapat memudahkan pengawasan, koordinasi dan terukur sasaran pemanfaatannya. 

Sumber : Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD