Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 14 Januari 2011

DBD SERANG SBD


Jika selama ini kita lebih banyak mendengar tentang penyakit malaria di Sumba Barat Daya (SBD) maka warga SBD sudah harus mulai waspada dengan penyakit lain yang masuk ke SBD, karna baru baru ini ditemukan 10 pasien suspect Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) di Rumah Sakit Karitas Weetabula .

Hal tersebut dibenarkan Direktris Rumah Sakit Karitas Weetabula, Suster Sili Bouka, ADM yang ditemui MORIPANET ONLINE diruang kerjanya kamis (13/01/2001). 

Sr. Sili mengatakan, sebelumnya tidak pernah ada kasus DBD di Sumba Barat Daya, namun beberapa waktu terakhir banyak pasien khususnya anak-anak yang datang dengan demam serta suhu badan panas yang merupakan gejala klinis demam berdarah. diantaranya bintik merah,  demam bahkan tanpa bintik, panas tinggi bisa naik/bisa turun atau tidak turun sama sekali,  menggigil dan terasa ngilu tulang, dll. Kemudian setelah dilakukan tes laboratorium beberapa diantaranya positif DB yang dibuktikan dengan trombosit yang rendah

Sr. Sili Menambahkan, untuk menegakkan diagnosa, pihaknya belum bisa memastikan apakah turunnya trombosit disebabkan demam berdarah atau faktor penyakit lain. Karna hampir semua pasien tersebut datang dengan penyakit penyerta lain seperti malaria, animea dll.

Namun menurut Sr. Sili, jika berdasarkan hasil pemeriksaan khusus demam berdarah di laboratorium maka ada 10 pasien yang suspect demam berdarah, 2 diantaranya yang masih anak-anak meninggal dunia.

Sr. Sili melanjutkan, untuk mencegah dan mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) DBD pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumba Barat Daya, dan pihak Dinkes  SBD sudah melakukan investigasi kasus.

Sr. Sili menjelaskan, koordinasi dengan Dinkes SBD khususnya diawal ini untuk menegakan diagnosa dan membuat report. Salah satunya dengan melakukan pengambilan sample darah dari anak-anak yang serumah dengan pasien suspect DBD yang sudah meninggal dunia dan darah tersebut sudah dikirm ke Kupang untuk diperiksa.

Ditanya tentang bagaimana penyakit DBD bisa masuk ke SBD, Sr. Sili menduga melalui perpindahan atau transportasi manusia yang tidak sakit DBD tetapi dalam darahnya terdapat virus dengue karna mungkin berasal dari daerah epidemi DBD kemudian datang ke SBD.

Sr. Sili berharap untuk mengatasi berjangkitnya penyakit DBD, karna penyebabnya hampir sama dengan malaria yaitu nyamuk maka masyarakat Sumba Barat Daya diminta tetap melakukan 3M seperti yang selalu disosialisasikan yaitu menguras, menutup, dan mengubur. Menguras bak mandi, untuk memastikan tidak adanya larva nyamuk yang berkembang di dalam air dan tidak ada telur yang melekat pada dinding bak mandi. Menutup tempat penampungan air sehingga tidak ada nyamuk yang memiliki akses ke tempat itu untuk bertelur. Mengubur barang bekas sehingga tidak dapat menampung air hujan dan dijadikan tempat nyamuk bertelur. (snd)


      Data Pasien Suspect Demam Berdarah (November 2010 – Januari 2011) 
Nama Kecamatan Jumlah Pasien Suspect DBD Kategori usia
Loura         7 Anak-anak dan dewasa (2 anak-anak meninggal dunia)
Kodi Utara        1 Dewasa
Kodi        1 Balita
Wewewa Selatan        1 Dewasa
   Sumber : R.S Karitas Weetabula

Comments
2 Comments

2 komentar:

dery laka mengatakan...

thanks infonya moripanet. Wah .. gawat kalo gitu, soalnya penyakit DBD tergolong penyakit baru di SBD walaupun selama ini sudah ada penyakit malaria.saya ikut prihatin bahwa sudah ada korban di SBD. Mari kita sama-sama perangi penyakit DBD di SBD agar masyarakat SBD bisa terhindar dari DBD. Mari kita galakan 3 M, menguras bak/ tempat penampungan air di sekitar rumah kita secara berkala , menutup tempat tempat penampungan air dan mengubur barang/benda bekas yang tidak terpakai lagi yang kemungkinan dapat menampung / tergenangnya air. Yakinlah kalau nkita saling bergandengan tangan pasti masyarakat SBD akan terhindar dari DBD ... Salut buatmu saudaraku jajaran kesehatan dan yang peduli kesehatan sesama, karena senantiasa mensosialisasikan 3 M dan pola hidup bersih dan sehat... lanjutkan kepedulianmu. Tuhan Memberkati .....

nadus karedy mengatakan...

adalah hal yg sangat sy banggakan jika PEMDA SBD sellau memperhatikan akan kepentingan pendidikan di SBd untuk bisa menunjang kemjuan daerah dan sehinggah pengangguran dapat terminimalisir mampu untuk bersaing pd daera lae.sy akan selalu setuju jika Pemda setempa melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap SDA maupun SDM baik dibidang politik,ekonomi,sosial & budaya demi kesejateraan rakyat dengan tdk mementingkan kepentingan individu,maupun klompok(parpol)

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD