Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 17 Desember 2010

Stok BBM Menipis di Sumbar

WAIKABUBAK,  Persediaan bahan bakar minyak (BBM) seperti bensin dan solar di Sumba Barat menipis selama sebulan terakhir. Akibatnya, antrean sepeda motor dan mobil terus menumpuk di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Km 2 dan Km 3, Kota Waikabubak.

Kondisi ini sulit diprediksi kapan akan berakhir. Warga mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap pengecer BBM yang membanjiri ruas jalan di wilayah Kota Waikabubak.

Pemerintah juga harus menertibkan truk milik pengusaha yang diduga ikut mengisi BBM subsidi itu. Sebab kendaraan milik pengusaha dilarang mengambil BBM di SPBU.

Hal ini disampaikan beberapa warga, di antaranya Sari dan Edi Lodja, suami istri warga Anakalang yang sering mengisi BBM di Waikabubak karena wilayah ini belum ada SPBU, serta empat warga Waikabubak, Mawu, Yance, Ngongo Lede dan Christina Yane, saat ditemui Pos Kupang di Waikabubak, Kamis (2/12/2010).

Mereka minta polisi pamong praja (Pol.PP) bertindak tegas menertibkan pembelian dengan jerigen serta kendaraan yang berkali-kali mengisi BBM serta truk milik pengusaha. Tanpa ketegasan petugas, maka kondisi seperti ini akan terus berlangsung tanpa akhir.

Menurut Edi dan Sari, tindakan tegas tidak hanya berlaku bagi masyarakat, tapi juga terhadap operator SPBU. Sebab, dikhawatirkan kondisi itu `diperankan'  petugas SPBU, mengakibatkan kelangkaan BBM sebagaimana terjadi belakangan ini.

"SPBU di Weetabula-Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, pekan lalu, nyaris terbakar. Salah seorang warga pemilik tangki berukuran 500 liter terbakar saat hendak mengisi BBM di SPBU. Pengisian BBM digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti menjual eceran," kata Christina.

Menurut warga ini, para pelaku  sudah berkali-kali mengisi BBM di SPBU kerja sama dengan operator SPBU. Karena itu, warga mendesak polisi segera menangkap pemilik tangki dan operator SPBU yang diduga bermain menyebabkan kelangkaan BBM.
Lede dan Christina minta aparat bertindak lebih tegas lagi seperti menyita semua jerigen, tidak hanya di dalam SPBU, tapi juga di sepanjang jalan dekat SPBU. Juga  menangkap pengusaha yang membiarkan truk miliknya mengisi BBM dan menangkap warga yang menjual bensin eceran dengan harga tak wajar sampai Rp 10.000/botol.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Sumba Barat, Jeffri Dapamerang,  dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (2/12/2010), mengatakan,  pihaknya terus beroperasi menertibkannya, namun kondisi itu hanya berlangsung sesaat saja.

"Begitu petugas kembali, maka antrean kembali terjadi. Dalam waktu dekat, kita akan undang pemilik SPBU, operator dan petugas keamanan SPBU untuk mengadakan pertemuan bersama membahas masalah ini. Dalam waktu dekat akan ada rahasia untuk menangkap oknum yang diduga menimbun BBM," tegasnya. (pet)

Sumber : http://www.pos-kupang.com/read/artikel/55929/regionalntt/waikabubak/2010/12/7/stok-bbm-menipis-di-sumbar
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD