Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 04 November 2010

ANN McCUE RAIH PENGHARGAAN RATU INGGRIS KARENA MEMBANTU WARGA SUMBA

Bagi Warga Sumba Barat Daya (SBD) nama Ann  McCue bukanlah nama yang asing lagi. Ibu Ann Demikian warga di desa memanggilnya, Sosok perempuan paruh baya yang dibesarkan di Inggris ini sudah begitu dekat dengan warga SBD khususnya di desa.

Delapan tahun mengabdikan diri lewat Yayasan Harapan Sumba (YHS) yang dipimpinnya bukan waktu yang mudah bagi seorang ekspatriat (warga negara asing), walaupun demikian Ann tetap selalu berusaha memberikan pengabdian terbaiknya Untuk Sumba Barat daya lewat berbagai project yang dilakukannya di selama di YHS diantaranya membangun bak Air dari mata air, bak penampung air hujan (PAH), toilet kompos, air siap minum,membangun sekolah sektor pertanian dll, yang tentunya bekerja sama dengan berbagai Donor (Penyumbang) luar negeri hasil kerjasamanya.

Pengabdian Ann ternyata mendapat perhatian dari pemerintah inggris, karenanya 13 Oktober 2010 Ann menerima penghargaan Membership of the British Empire (MBE) yang diberikan langsung oleh Ratu Elizabeth di Buckingham Palace Inggris. pengharhargaan ini diberikan sebagai penghormatan kepada orang yang berprestasi atau untuk jasa, layanan dan keberanian, penghargaain ini menggambarkan bahwa penerima telah melakukan sesuatu yang layak pengakuan.

Ann yang berhasil diwawancarai Moripanet Online lewat layanan Skype,  merasa sangat terhormat untuk menerima penghargaan, tapi juga Ann merasa bahwa dirinya tidak sendirian dalam pengabidannya di Sumba selama ini oleh karena itu Ann ingin berbagi kerhormatan ini dengan semua orang yang telah begitu banyak membantu YHS  selama delapan tahun terakhir. "saya ingin berbagi penghargaan kehormatan ini dengan  staf, relawan VSO, seperti Ibu Ine, Bpk Val, dan semua yang lain yang telah bekerja keras untuk membuat YHS sukses" Ujar Ann

Ann yang saat ini telah kembali ke Inggris berjanji akan datang ke Sumba setiap tahun untuk meninjau keberlanjutan project YHS yang telah dirintisnya. (snd)


ANN McCUE "THE WOMAN OF HOPE"

Ann McCue dibesarkan di Inggris, tetapi selama masa dewasa ia telah tinggal di Eropa, Amerika Serikat dan terakhir Indonesia, Ann memutuskan kembali ke inggris Inggris  pada bulan Juli tahun 2010.

Setelah karir bekerja di perusahaan multi-nasional dirinya bertekad untuk melakukan sesuatu yang  layak dan memberikan sesuatu kembali, setelah kehidupan yang telah memberinya begitu banyak.

Pada kunjungannya tahun 2002 ke Sumba saat ingin menyaksikan PASOLA, Ann Melihat begitu banyak situasi dan kondisi anak-anak di Sumba yang membutuhkan bantuan, hal tersebut membuat dirinya bertekad untuk mencoba membantu.

Dari hasil komunikasinya dengan bebagai kalangan masyarakat di sumba, maka  Ann menyimpulkan  saat itu ada dua prioritas utamanya membantu anak-anak di sumba khususnya Sumba Barat Daya (SBD) yang saat itu masih bergabung dengan kabupaten induk Sumba Barat yaitu untuk memiliki akses terhadap air dan untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Demi mewujudkan keinginnya untuk membantu anak-anak di sumba Ann kemudian mendirikan Yayasan Harapan Sumba (Project Hope - Sumba dalam bahasa Inggris) dengan tujuan membantu masyarakat setempat untuk membantu diri mereka sendiri. Yayasan Harapan Sumba (YHS) perlahan-lahan berkembang dan saat ini telah memiliki 12 orang staff.

sejauh ini YHS sudah membantu orang untuk membangun tangki air dan toilet pedesaan sederhana, dan menyediakan mereka dengan filter air untuk memastikan air mereka aman. YHS juga sudah membangun 12 gedung sekolah baik untuk sekolah yang ada bangunan yang tidak layak huni, dan juga  cabang dari sekolah yang sudah ada namun aksesnya sangat jauh.

YHS menyediakan informasi kesehatan dasar dan gizi bagi para ibu, menyediakan terapi dan operasi untuk beberapa anak-anak penyandang cacat, YHS juga memiliki pertanian yang kuat dan tim peternakan bekerja sama dengan petani setempat.

Awalnya niatnya, Ann  berencana tinggal di Sumba hanya tiga tahun, tapi melihat manfaat dari gedung sekolah baru yang didirikan YHS, melihat bayi dan balita yang sebelumnya kekurangan gizi menjadi sehat dan masyarakat lokal, termasuk staf, menjadi lebih makmur dan mandiri, Ann memtuskan untuk memperpanjang masa tinggalnya di Sumba.

Memutuskan untuk tinggal di sumba, Bagi Ann bukan hal yang mudah di tahun-tahun pertamnya di Sumba Ann merasa penuh dengan tantangan karna harus belajar bahasa yang baru, mencoba untuk memahami budaya dan cara berpikir yang sama sekali berbeda. Namun Ann mengakui hal tersebutlah yang membuat hidupnya menarik dan bervariasi.

Ann mengakui bahwa banyak dari orang Sumba yang serius ingin meningkatkan taraf hidup mereka. Di Sumba ada tercipta sebuah komunitas yang indah, hubungan sosial, persahabatan, dan semua itu yang tidak dapat ditemukan lagi di Inggris. (snd)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD