Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 23 Mei 2010

Rp 1,3 M untuk Pembebasan Tanah Jalan

TAMBOLAKA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) tahun 2010 mengalokasikan dana Rp 1,3 miliar untuk pembebasan tanah warga yang digunakan untuk membuka 14 jalan baru lingkar kota dalam wilayah Tambolaka, ibukota Kabupaten SBD.

Demikian Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda SBD, Fransiskus M Adi Lalo, S.Sos, saat ditemui di sela  mengurus pembayaran dana pembebasan tanah kepada ratusan warga Desa Weelonda, Watu Kawula dan Desa Kadi Pada di aula Setda SBD, Sabtu (8/5/2010).

Jumlah penerima dana sebanyak 400 orang. Rinciannya, pembebasan tanah jalur jalan Rp 1.000/meter dan pohon mete Rp 100.000/pohon.  Sedangkan tanaman lain, seperti jati, mahoni dan sebagainya tidak masuk item pembebasan.

Menurut Fransiskus, pembebasan lahan untuk pembukaan jalan lingkar dalam Kota Tambolaka, seperti jalur 30, jalur 20, jalur 16 dan jalur 10,  merupakan kebijakan pemerintah yang menghargai aset milik masyarakat dengan harapan proses pembangunan dan penataan Kota Tambolaka akan berjalan aman dan lancar.

Dikatakannya, pada dasarnya kesepakatan warga dengan pemerintah sudah ada, tinggal melaksanakan pembayaran. Karena itu, warga penerima dana pembebasan lahan harus menunjukkan bukti pemilikan yang sah, disaksikan kepala desa masing-masing.

Dalam pertemuan dengan ratusan warga penerima dana pembebasan lahan asal Desa Weelonda, Watukawula dan Desa Kadi Pada, Kecamatan Loura, di aula Setda setempat, Fransiskus Lalo menegaskan, pemerintah membayar uang hanya kepada pemilik yang sah dan disaksikan kades masing-masing. Hal ini untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan di kemudian hari.

Perwakilan penerima dana harus menyertakan surat kuasa yang disahkan kepala desa. Pemerintah tidak akan membayar bila persyaratan yang ditentukan tidak dipenuhi.

Fransiskus, didampingi Kabag Hukum Setda SBD, Aloysius Bulang, S.H dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) SBD, Marthen Dhendo, S.H,  menjelaskan, pembayaran  ini merupakan pembayaran tahap II.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat dana pembebasan lahan selesai dibayar. Sebab, pemerintah segera mengeksekusi lahan agar akses transportasi dalam kota ini lebih baik, lebih lancar dan geliat kota semakin hidup, layaknya sebuah kota kabupaten,” imbuhnya.

Beberapa warga penerima uang pembebasan tanah yang ditemui Pos Kupang menyambut baik kebijakan pemerintah membayar pembebasan tanah meskipun dilihat dari nilai uang tidak seberapa. Demi kepentingan umum, mereka rela menopang pembangunan di kabupaten ini agar berkembang lebih baik dan sejajar dengan kabupaten lainnya di NTT.

Sumber Berita : Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD